Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tengah mematangkan skema penyaluran bantuan bagi ratusan ribu warga yang terdampak banjir di berbagai kabupaten/kota.
Berdasarkan data sementara hingga Rabu (14/1/2026), BPBD Kalsel mencatat dampak bencana yang cukup masif. Sebanyak 18 ribu unit rumah terendam dan sekitar 244 ribu jiwa terdampak genangan air.
Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Saputra, menyatakan bahwa proses pendataan wilayah terdampak sedang dipercepat agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran sesuai instruksi Gubernur Kalimantan Selatan.
“Saat ini kami terus berkoordinasi dengan BPBD tingkat kabupaten dan kota untuk verifikasi lapangan. Kami ingin memastikan bantuan ini betul-betul menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ronny di Kantor BPBD Kalsel, Rabu (14/1).
Ronny memastikan distribusi bantuan akan dilakukan dalam hitungan hari setelah proses validasi data oleh tim lapangan selesai.
“Dalam beberapa hari ke depan, kami akan turun langsung ke lapangan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat proses pembagian berlangsung sehingga distribusi berjalan lancar,” tambahnya.
Langkah percepatan ini diambil guna memastikan kebutuhan dasar warga di masa tanggap darurat terpenuhi, sembari terus memantau perkembangan debit air di wilayah-wilayah rawan banjir.
