Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

ADVERTORIAL · 31 Okt 2024 16:25 WIB ·

Rakerda Diskominfo se-Kalsel , Sinergi Dalam Pelayanan Publik Untuk Transformasi Digital Kalimantan Selatan


 Rakerda Diskominfo se-Kalsel , Sinergi Dalam Pelayanan Publik Untuk Transformasi Digital Kalimantan Selatan Perbesar

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus meningkatkan sinergi dalam pelayanan publik guna mendukung Transformasi Digital di wilayah Kalsel.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim menjelaskan pentingnya sinergi untuk memperkuat pengawasan terhadap layanan publik, hal ini pun ditunjukan dengan penguatan komitmen bersama dengan Diskominfo 13 kabupaten/kota melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Diskominfo se-Kalsel yang dilaksanakan pada 29 hingga 31 Oktober 2024.

Hari Pertama Rakerda Diskominfo se-Kalsel

Mengusung tema “Tranformasi Digital menuju Kalsel Babussalam dan mewujudkan Indonesia Emas” Rakerda hari pertama menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat provinsi untuk membahas upaya peningkatan pelayanan publik.

Hadir sebagai narasumber antara lain Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel, Martin Wibisono, Kepala Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman, serta Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Diskusi pada hari pertama juga meliputi peningkatan kualitas layanan di daerah yang telah meraih nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tinggi, seperti Kota Banjarmasin yang mencapai Indeks SPBE 4.0. Selain itu, solusi penanganan area blank spot di wilayah Tabalong menjadi contoh yang bisa diikuti oleh kabupaten/kota lainnya.

Evaluasi terkait penggunaan aplikasi SP4N Lapor yang berfungsi sebagai kanal aduan masyarakat turut menjadi agenda pembahasan. Tidak hanya itu, juga dibahas terkait penyederhanaan aplikasi di pemerintahan, dimana sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat terkait aplikasi pelayanan akan di moratorium mengingat banyaknya aplikasi yang jumlahnya mencapai puluhan ribu agar lebih efisien dan terintegrasi dalam satu pintu pelayanan.

Upaya penyederhanaan ini bertujuan agar berbagai layanan dapat diakses melalui satu aplikasi terintegrasi sehingga memudahkan masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas kerja pemerintah.

Hari ke-Dua Rakerda Diskominfo se-Kalsel

Dalam rangka meningkatkan berbagai aspek pelayanan digital terintegrasi, Plh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mendorong Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel untuk mewujudkan akselerasi tranformasi digital di Banua.

Dalam rangkaian Rakerda Diskominfo se-Kalsel pada hari kedua Rabu (30/10/2024), Roy menjelaskan, sebagai perpanjangan tangan pemerintah di bidang komunikasi dan informatika, Diskominfo memiliki tanggung jawab untuk memastikan pemerataan akses layanan informasi dan digital bagi seluruh lapisan masyarakat, sejalan dengan salah satu misi pembangunan Kalimantan Selatan yakni mengembangkan tata kelola pemerintah yang lebih fokus pada pelayanan publik.

Roy mengungkapkan bahwa tidak dapat di pungkiri dalam upaya mewujudkan tranformasi digital di Banua masih banyak tantangan yang harus dihadapi seperti kesenjangan digital di daerah pelosok, belum meratanya infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, kompetensi SDM yang masih rendah, keamanan siber yang semakin kompleks, serta perlunya harmonisasi kebijakan TIK antara pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

Untuk itu, lanjut Roy, Diskominfo perlu mengoptimalkan perannya sebagai jembatan informasi antara pemerintah dengan masyarakat, penyebaran informasi yang akurat, cepat, dan tepat sasaran menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik dan partisipasi masyarakat.

Dia juga mendorong agar implementasi, Satu Data Banua yang menjadi alangkah strategis dalam membangun basis data yang terintegrasi dan dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak.

Inisiatif ini diharapkan akan mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di seluruh wilayah Kalsel yang memiliki kekuatan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif.

Penutupan Rakerda Diskominfo se-Kalsel

Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Muslim resmi menutup Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Diskominfo se-Kalsel di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (31/10/2024).

Berdasarkan hasil pada Rakerda tersebut, ada 11 komitmen isu rekomendasi bersama yang mengacu pada tiga urusan yakni urusan komunikasi dan informatika, urusan keamanan persandian, serta statistik

Komitmen tersebut ditandatangani dan akan ditindak lanjuti dalam bentuk implementasi-implementansi bersama dengan Diskominfo kabupaten/kota serta stakeholder mitra Diskominfo.

11 rekomendasi Rakerda yang juga dapat menjadi kerangka acuan dalam melaksanakan kegiatan Diskominfo se-Kalsel pada 2025 diantaranya:

Wilayah blank spot

Peningkatan indeks SPBE

Peningkatan program satu data Banua

Peningkan SDM bidang TI baik dari sisi kuantitas dan kualitas

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel dan Kalteng Perkuat Sinergi Pangan hingga Investasi

18 April 2026 - 14:54 WIB

Ratusan Jemaah Haji Kabupaten Banjar Ikuti Pelepasan dan Salat Hajat Bersama

18 April 2026 - 11:30 WIB

121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah

16 April 2026 - 16:13 WIB

129 ASN Kalsel Dilantik, Diingatkan Jauhi Judi Online dan Jaga Integritas

15 April 2026 - 07:32 WIB

120 Pemuda Kalsel Ikuti Pelatihan Bisnis Kreatif Berbasis Digital

13 April 2026 - 18:33 WIB

Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Angkat Budaya dan Wisata Banua

11 April 2026 - 21:18 WIB

Trending di Pemprov Kalsel