Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

Pemprov Kalsel · 5 Agu 2025 10:29 WIB

Peringati Harjad ke-75 Kalsel, Pemprov Gelar Batamat Al-Qur’an dan Salat Hajat


 Pemprov Kalsel gelar Batamat Al-Qur'an dan Salat Hajat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Senin (4/8/2025). Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel. Foto: MC Kalsel Perbesar

Pemprov Kalsel gelar Batamat Al-Qur'an dan Salat Hajat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Senin (4/8/2025). Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel. Foto: MC Kalsel

Riceknews.Id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar kegiatan Batamat Al-Qur’an dan Salat Hajat di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Senin (4/8/2025). Kegitan ini dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel.

Dihadiri para ulama, qari/qariah, serta masyarakat. Gubernur Kalsel H. Muhidin diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalsel, M Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Syarifuddin menegaskan bahwa Batamat Al-Qur’an bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan tradisi rohani yang mengakar kuat di masyarakat Banjar.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Banua menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dan arah kehidupan. Batamat menjadi tonggak pendidikan anak serta penanda dimulainya pembinaan akhlak,” ujar Syarifuddin.

Ia juga menyampaikan rasa bangga karena peringatan hari jadi tahun ini diisi dengan majelis Al-Qur’an, yang menjadi simbol spiritual pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Syarifuddin menilai Salat Hajat yang turut dilaksanakan sangat relevan di tengah dinamika sosial dan tantangan pembangunan saat ini. Menurutnya, ketenangan batin dan arah spiritual yang jernih sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat yang harmonis dan bermartabat.

“Kita boleh membangun jalan tol, pelabuhan, kawasan industri. Tapi kalau anak-anak kita jauh dari nilai Al-Qur’an, maka semua itu akan rapuh,” tegasnya.

Syarifuddin juga mengajak seluruh masyarakat untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar Kalsel dijauhkan dari bencana, perpecahan, dan lunturnya nilai moral.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, para alim ulama, qari dan qariah, serta seluruh jamaah yang hadir.

“Mudah-mudahan, acara ini menjadi berkah bagi kita semua. Menjadi penguat iman, pemersatu ukhuwah, serta penumbuh semangat untuk terus menebarkan kebaikan,” tutup Syarifuddin.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Melalui Peningkatan Indeks Pengelolaan Aset, Pemprov Kalsel Perkuat Tata Kelola Aset Daerah

22 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Peringatan Hari Santri 2026 di Kalsel, Santri Didorong Jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas

22 Oktober 2026 - 20:17 WIB

Pemgembangan Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito, Dispar Kalsel Perkuat Kepastian Tata Ruang

22 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Siapkan Rapat Kerja Keolahragaan, Dispora Kalsel Sinkronkan Program 2027 dengan Kabupaten/Kota

22 Oktober 2026 - 20:12 WIB

Raih 83 Medali di Pesonas II 2026, SOIna Kalsel Naik ke Empat Besar Nasional

21 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Optimalisasi Pajak Daerah, Dukcapil Kalsel & Bapenda Perkuat Sinergi Pemanfaatan Data Kependudukan

21 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Trending di ADVERTORIAL