Menu ✖

Mode Gelap
Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

INFRASTRUKTUR · 8 Apr 2026 16:07 WIB

Dana Rp150 miliar Disiapkan Untuk Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa


 Dana Rp150 miliar Disiapkan Untuk Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mematangkan perencanaan pembangunan Bendungan Riam Kiwa sebagai proyek strategis daerah. Hal ini disampaikan Gubernur Kalsel Muhidin usai Musrenbang 2026 di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa (7/4/2026).

Muhidin menegaskan pembebasan lahan menjadi tahapan krusial yang saat ini terus dikoordinasikan, terutama untuk lahan yang berada di kawasan kehutanan.

“Mengenai pembebasan lahan, kemarin kita sudah koordinasi. Mungkin itu rapat terakhir, karena ada ketentuan bahwa kita tidak bisa membebaskan pohon yang dianggap sebagai pohon hutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pohon yang tumbuh alami seperti kemiri, mahoni, dan jenis kayu lainnya tidak termasuk objek ganti rugi, berbeda dengan tanaman yang ditanam masyarakat.

“Kalau pohon yang tumbuh dengan sendirinya di kawasan hutan, itu tidak bisa dihitung untuk ganti rugi. Berbeda dengan tanaman yang memang ditanam oleh masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, tanaman produktif seperti karet yang dibudidayakan warga masih memungkinkan untuk diberikan kompensasi.

“Kecuali yang ditanam, seperti karet, itu bisa kita hitung dan memungkinkan untuk dibayar. Jadi ada perlakuan berbeda antara tanaman alami dengan tanaman budidaya masyarakat,” tambahnya.

Dari sisi anggaran, Balai Wilayah Sungai telah menyiapkan dana sekitar Rp150 miliar untuk mendukung pembebasan lahan.

“Dari Balai sudah menyiapkan sekitar Rp150 miliar untuk pembebasan lahan. Jadi setelah lahan ini selesai, kita bisa langsung masuk ke tahap pembangunan,” ungkap Muhidin.

Ia memastikan desain bendungan telah tersedia, sehingga konstruksi dapat segera dimulai setelah seluruh tahapan administrasi dan pembebasan lahan rampung.

Pembangunan Bendungan Riam Kiwa diharapkan memberi manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung ketahanan air, pengendalian banjir, serta pengembangan sektor pertanian di Kalimantan Selatan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Tinjau Progres Jembatan Pulau Laut

6 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Naikkan TPP ASN Pemprov Kalsel hingga 98 Persen, Gubernur Dorong Peningkatan Kinerja

3 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Hadapi Karhutla, Satpol PP & Damkar Kalsel Perkuat Patroli & Pengamanan Ring 1 Bandara

3 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan & Jejak Budaya Banjar, Benih Siam Madu Murakata Kalsel Dibawa ke Papua

3 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Trending di ADVERTORIAL