Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

ADVERTORIAL · 7 Mei 2026 19:20 WIB

Program Kawasan Peradaban Banjarmasin, Akan Jadi Permukiman Terpadu & Pusat Pendidikan Rakyat


 Program Kawasan Peradaban Banjarmasin, Akan Jadi Permukiman Terpadu & Pusat Pendidikan Rakyat Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin terus mematangkan konsep penataan kawasan bantaran sungai melalui program “Kawasan Peradaban”.

Konsep tersebut dipaparkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin bersama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) kepada Wali Kota Banjarmasin M. Yamin HR pada Kamis (7/5/2026).

Dalam pemaparan itu, kawasan permukiman yang Lokasinya di Jalan Tatah Belayung, Kelurahan Tanjung Pagar tersebut memiliki luas lahan 6,78 hektare dan akan dirancang menjadi lingkungan hunian terpadu yang modern, nyaman, serta mandiri bagi masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Chandra dan Kepala Dinas Perkim Kota Banjarmasin Yusna menjelaskan, kawasan tersebut akan menyediakan hunian berupa lima unit rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) dengan kapasitas 100 kepala keluarga (KK), serta kawasan rumah tapak yang diperuntukkan bagi 223 KK.

Tak hanya menghadirkan hunian, konsep Kawasan Peradaban juga dilengkapi berbagai fasilitas publik penunjang, seperti sekolah terpadu, puskesmas rawat inap, masjid, pasar, hingga area retail UMKM untuk mendukung aktivitas ekonomi warga.

Selain itu, pemerintah juga merancang fasilitas pendukung lain berupa taman terbuka hijau, lapangan olahraga, TPS3R untuk pengolahan sampah, serta pos pemadam kebakaran guna menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat yang akan tinggal di kawasan tersebut.

Menanggapi konsep yang dipaparkan, Wali Kota Yamin memberikan sejumlah masukan strategis.

Ia menyoroti adanya ketersediaan lahan sekitar lima hektare yang dinilai potensial untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut nantinya dapat menjadi pusat pendidikan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di kawasan itu.

“Kita ingin kawasan ini bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi kawasan peradaban yang benar-benar hidup, mandiri, dan memiliki pusat pendidikan untuk masyarakat,” ujarnya.

Yamin juga meminta agar rencana pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dapat ditawarkan kepada pemerintah pusat agar memperoleh dukungan program maupun bantuan pembangunan ke depannya.

Dengan konsep tersebut, Pemko Banjarmasin berharap penataan bantaran sungai tidak hanya menyelesaikan persoalan permukiman, tetapi juga mampu menghadirkan kawasan hunian yang tertata, sehat, produktif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Banjarmasin.

Sumber : Prokom Banjarmasin

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kapolres Tanah Laut Ingatkan Personel Hindari Pelanggaran

6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Bupati Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Air Bersih Hadapi Kemarau

5 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Sebanyak 409 Peserta Ikuti Upacara Kemah Bakti Pelajar Tahun 2026 di Kotabaru

5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Redam Dampak Asap Karhutla, PKK Banjarbaru Bagikan Masker Gratis

4 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Trending di ADVERTORIAL