Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

NASIONAL · 10 Mei 2026 18:39 WIB

NOC Indonesia Anugerahkan Penghargaan The Game Changer Award


 NOC Indonesia Anugerahkan Penghargaan The Game Changer Award Perbesar

Ricek.ID – Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) anugerahkan The Game Changer Award kepada para atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional dalam Opening Ceremony Rapat Anggota NOC Indonesia yang digelar di Ballroom Fairmont Hotel, Senayan, Jakartan pada Sabtu (9/5/2026).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dan dampak signifikan dalam mendorong kemajuan serta prestasi olahraga Indonesia di tingkat dunia.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari menegaskan penghargaan ini tidak hanya berfokus pada capaian prestasi, tetapi juga pada peran transformasional para penerima dalam membangun ekosistem olahraga nasional.

“The Game Changer Award adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang telah memberikan dampak nyata bagi olahraga Indonesia. Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan,” ujar Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari.

Penghargaan diberikan dalam 10 kategori, yakni Best Combat Sports Athlete, Best Game Sports Athlete, Best Precision Sports Athlete, Best Measurable Sports Athlete, Best Coach, The Rising Star, Best of the Best, Best Sport Team, Best National Federation, dan Lifetime Achievement.

Proses pemilihan penerima penghargaan dilakukan oleh tim panelis independen yang telah bekerja sejak Februari 2026, terdiri dari unsur NOC Indonesia dan jurnalis senior, di antaranya Krisna Bayu dan Richard Sam Bera.

Penilaian didasarkan pada prestasi di ajang multievent, kualitas performa dan kontribusi, serta implementasi nilai-nilai Olympism—excellence, friendship, dan respect—serta aspek tata kelola dan integritas untuk kategori pelatih dan federasi.

Dari kategori tersebut, Safira Dwi Meilanie dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Bela Diri, sementara Janice Tjen meraih Atlet Terbaik Olahraga Permainan yang diwakili oleh kedua orang tuanya.

Untuk kategori olahraga akurasi, penghargaan diberikan kepada Diananda Choirunisa, sedangkan kategori olahraga terukur diraih oleh Martina Ayu Pratiwi.

Di sektor kepelatihan, penghargaan Pelatih Terbaik diberikan kepada Muhammad Dhaarma Raj, pelatih Timnas Hoki. Sementara itu, Basral Graito Utomo dinobatkan sebagai pemenang The Rising Star.

Penghargaan tertinggi Best of the Best diberikan kepada Rizki Juniansyah atas prestasi dan rekor luar biasa yang dicetak atas namanya, serta kontribusinya bagi prestasi Indonesia.

Rizki Juniansyah sebagai penerima Best of the Best menyampaikan penghargaan ini menjadi motivasi besar untuk terus berprestasi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujar Rizki.

Pada kategori tim, Tim Futsal Putra Indonesia dinobatkan sebagai Tim Terbaik, sementara PB PABSI meraih penghargaan sebagai Federasi Nasional Terbaik.

Penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada almarhum Bob Hasan atas dedikasinya terhadap olahraga nasional.

Sumber : kemenpora.go.id

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemerintah Dorong Kelanjutan Program Ketenagakerjaan & Insentif Ekonomi pada 2027

30 September 2026 - 20:49 WIB

Presiden Prabowo Pastikan Efisiensi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat

30 September 2026 - 20:47 WIB

UU APBN 2027 Disahkan, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp4.106,3 Triliun

29 September 2026 - 20:32 WIB

Menkomdigi Dorong SP4N-LAPOR! Jadi Sumber Perbaikan Kebijakan Publik

29 September 2026 - 20:29 WIB

Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas & Pasien Dilayani Tanpa Dibeda-bedakan

29 September 2026 - 20:27 WIB

Bahas Penguatan BPJS Kesehatan, Pemerintah Siapkan Tambahan Rp20 Triliun

29 September 2026 - 20:25 WIB

Trending di KESEHATAN