Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 9 Jul 2026 21:19 WIB

Hadapi Puncak Kemarau, Dinas PUPR Kalsel Perkuat Irigasi Jaga Ketahanan Pangan


 Hadapi Puncak Kemarau, Dinas PUPR Kalsel Perkuat Irigasi Jaga Ketahanan Pangan Perbesar

Ricek.ID – Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan terjadi pada Agustus 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalimantan Selatan (PUPR Kalsel) mulai memperkuat berbagai langkah antisipasi.

Fokus utama diarahkan pada pengamanan ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian serta menjaga pasokan air baku agar tetap mencukupi di sejumlah wilayah.

Kadis PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib melalui Kepala Seksi Irigasi dan Air Baku, Herry Ade Permana, pada Kamis (9/7/2026) mengatakan pihaknya telah berkoordinasi melalui Komisi Irigasi untuk menyusun strategi mitigasi dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau.

“Untuk mendukung ketahanan pangan, kami telah melakukan sosialisasi kepada para petani agar mempercepat masa tanam sebelum puncak kemarau tiba. Selain itu, sejumlah infrastruktur irigasi juga telah dipersiapkan,” ujarnya.

Herry menjelaskan PUPR Kalsel juga telah menyusun konsep penanganan kawasan rawan kekeringan berdasarkan hasil kajian bersama Universitas Brawijaya. Kajian tersebut menghasilkan pola penanganan yang dibagi ke dalam beberapa zona sesuai karakteristik wilayah sehingga penanganannya dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Menurutnya, pengalaman menghadapi fenomena El Nino pada 2023 menjadi pelajaran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Sejumlah pekerjaan fisik telah dilakukan, mulai dari pembangunan bangunan pengendali air, rehabilitasi saluran irigasi, hingga normalisasi atau pendalaman saluran yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

Selain itu, PUPR Kalsel juga melakukan pengaturan operasional pintu air sebagai upaya mempertahankan cadangan air di daerah irigasi.

“Menjelang musim kemarau, kami juga melakukan pengaturan pintu-pintu air. Ada beberapa pintu air yang ditutup penuh untuk mempertahankan cadangan air, sementara di lokasi tertentu tinggi balok pintu air terus disesuaikan agar debit air tetap terjaga dan dapat mengurangi risiko kekeringan,” jelas Herry.

Upaya mitigasi juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk sektor kehutanan, untuk menjaga kecukupan air di kawasan sekitar Bandara Syamsudin Noor. Salah satu langkah yang telah dilakukan ialah membuka pintu air tertentu sejak Mei 2026 guna menjaga kelembapan lahan dan mencegah kawasan tersebut mengalami kekeringan.

Meski berbagai langkah antisipasi telah disiapkan, PUPR Kalsel tetap melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan cuaca mengingat puncak musim kemarau diperkirakan baru akan terjadi pada Agustus mendatang.

“Kami akan terus melakukan simulasi, pemantauan, serta pembersihan saluran-saluran yang masih memerlukan penanganan agar sistem irigasi tetap berfungsi optimal saat kemarau mencapai puncaknya,” pungkas Herry.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Karhutla, Gubernur Kalsel Gagas Pembangunan Embung Mini di Kawasan Pengembangan Program Pangan

19 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Gubernur Kalsel Sambut Kunjungan KSAD & Kepala BNPB, Tinjau Kawasan Karhutla & Serahkan Usulan Bantuan

19 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Dorong Kampung Purun Jadi Wisata Edukasi, Pemko Banjarbaru Godok Rencana Pembangunan Sentra UMKM

19 Oktober 2026 - 20:29 WIB

Profesor Husaini : Asap Karhutla Bukan Kutukan Alam, tetapi Alarm Krisis Lingkungan

19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Renovasi Rampung, Wali Kota Banjarbaru Resmikan Wajah Baru TPA Darul Falah Cempaka

19 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Dorong Masyarakat Cerdas Menyaring Informasi, Pemko Buka Festival Literasi Banjarbaru 2026

19 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Trending di ADVERTORIAL