Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 13 Jul 2026 19:54 WIB

Rayakan Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, Ratusan Pendaki Perangi Sampah di Gunung Kahung


 Rayakan Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, Ratusan Pendaki Perangi Sampah di Gunung Kahung Perbesar

Ricek.ID – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di Gunung Kahung, Kabupaten Banjar, tahun ini akan berlangsung dengan cara berbeda. Jika biasanya pendaki hanya menaklukkan puncak dan mengibarkan Sang Merah Putih, kali ini sebanyak 200 pendaki ditantang “berperang” melawan sampah yang mencemari jalur pendakian.

Aksi bertajuk Gerakan Anti Sampah (GAS) Kahung tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15–18 Agustus 2026 di kawasan ekowisata Gunung Kahung, Desa Belangian, Kecamatan Aranio. Seluruh peserta diwajibkan memungut dan membawa turun sampah nonorganik yang ditemukan sepanjang jalur menuju puncak Gunung Kahung dengan ketinggian 1.456 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Ketua Pokdarwis Kahung Raya, Hendri Hidayat, mengatakan kegiatan ini menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga dengan menjaga kelestarian alam.

“Merdeka itu juga berarti memerdekakan alam dari pencemaran. Kami ingin momentum HUT RI menjadi pengingat bahwa setiap pendaki memiliki tanggung jawab menjaga gunung tetap bersih,” ujarnya.

Menurut Hendri, sampah plastik, botol minuman, hingga kemasan makanan masih kerap ditemukan di sepanjang jalur pendakian akibat ulah oknum pendaki yang tidak bertanggung jawab. Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan nantinya akan dibawa turun, dipilah, dan dikelola agar tidak kembali mencemari kawasan hutan.

Selain aksi bersih gunung, rangkaian GAS Kahung juga diisi dengan kegiatan eco-camping, kompetisi konten digital, serta upacara pengibaran Bendera Merah Putih di puncak Gunung Kahung. Seluruh kegiatan mengusung semangat Zero Waste Kahung, sebagai upaya menjadikan Gunung Kahung destinasi pendakian yang bebas dari sampah.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Badan Geopark Meratus, Tahura Sultan Adam, Pemerintah Kabupaten Banjar, dan Pemerintah Desa Belangian. Panitia juga menyiapkan perlengkapan kebersihan bagi seluruh peserta serta layanan ojek gratis sejauh sekitar tujuh kilometer saat perjalanan turun gunung untuk memudahkan peserta membawa hasil pengumpulan sampah.

Hendri berharap Gerakan Anti Sampah Kahung tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi mampu membentuk budaya baru di kalangan pendaki.

“Kalau setiap pendaki membawa turun sampah yang ditemuinya, bukan hanya sampah miliknya sendiri, Gunung Kahung akan tetap lestari. Itulah budaya yang ingin kami bangun bersama,” katanya.

Sementara itu Kepala Desa Belangian, Aunul Khoir, menyambut baik pelaksanaan GAS Kahung yang digelar bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 RI. Menurutnya, konsep “perang melawan sampah” menjadi langkah nyata untuk mengedukasi masyarakat dan wisatawan agar lebih peduli terhadap kelestarian kawasan ekowisata Gunung Kahung.

Ia menegaskan Pemerintah Desa Belangian mendukung penuh kegiatan tersebut karena sejalan dengan upaya menjaga kebersihan kawasan wisata sekaligus membangun budaya pendakian yang bertanggung jawab.

“Gunung Kahung merupakan aset wisata yang harus dijaga bersama. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi para pendaki agar tidak meninggalkan sampah dan semakin peduli terhadap kelestarian alam,” ujarnya.

Aunul berharap GAS Kahung dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak komunitas pecinta alam sehingga kebiasaan membawa turun sampah dari gunung menjadi budaya yang melekat pada setiap pendaki.

“Kami ingin siapa pun yang datang ke Gunung Kahung pulang membawa pengalaman, bukan meninggalkan sampah. Menjaga gunung adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi Layanan dan Promosi Daerah

21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Usai Dilantik, Kades Tirawan Mus Mulyadi Prioritaskan Pembenahan Administrasi dan Pelayanan Warga

21 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Kotabaru Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Karhutla

21 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat & Rumah Sakit di Tanjung Lalak

20 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Dinkes Kotabaru Perkuat Pemetaan Sarana & Alat Kesehatan di Puskesmas hingga Labkesmas

20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Semarak Parade Senja, Pemko Banjarbaru Sajikan Seni Teater, Tari, hingga Atraksi Baris-Berbaris

20 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Trending di ADVERTORIAL