Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

NASIONAL · 17 Jul 2026 20:32 WIB

Wujudkan Indonesia yang Mandiri, Prabowo Percepat Swasembada Energi & Berantas Aktivitas Ilegal


 Wujudkan Indonesia yang Mandiri, Prabowo Percepat Swasembada Energi & Berantas Aktivitas Ilegal Perbesar

Ricek.ID – Presiden Prabowo Subianto tegaskan komitmen pemerintahannya untuk mempercepat terwujudnya Indonesia yang mandiri dan sejahtera melalui kerja keras di berbagai sektor strategis. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam pidatonya usai memimpin panen raya serentak yang digelar di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (17/7/2026).

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, TNI, Polri, serta berbagai unsur yang dinilainya telah bekerja tanpa mengenal lelah demi mempercepat pencapaian program-program prioritas nasional. Menurutnya, semangat kerja keras tersebut lahir dari kesadaran bahwa rakyat Indonesia telah terlalu lama menghadapi kondisi yang tidak sepadan dengan potensi bangsa yang besar dan kaya akan sumber daya.

“Saya bangga hari ini, dan saya bangga beberapa minggu-minggu ini. Saya melihat kerja keras semua unsur, menteri-menteri, Panglima, Kapolri, semua unsur bekerja dengan gesit, tidak istirahat. Kita sadar bahwa rakyat sudah terlalu lama mengalami kehidupan yang tidak selayaknya dialami oleh negara besar dan negara kaya seperti kita. Karena itu, pemerintah yang saya pimpin bertekad untuk berbuat yang terbaik, untuk menggapai sasaran yang tertinggi dalam waktu yang secepat-cepatnya. Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri,” ujar Prabowo.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dalam mengelola dan menjaga kekayaan nasional agar manfaatnya dapat dirasakan sebesar-besarnya oleh rakyat. Kepala Negara menegaskan bahwa kebersamaan menjadi kunci untuk menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju.

“Semua unsur, kita bahu-membahu. Saya mengajak semua kekuatan, sudah bersatulah, bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita. Bersatulah untuk anak-anak dan cucu kita. Bersatulah untuk mengamankan, menguasai kembali semua kekayaan bangsa Indonesia supaya rakyat kita bisa menikmati kekayaan tersebut,” ungkap Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan sikap tegas pemerintah terhadap setiap bentuk penyalahgunaan kewenangan maupun tindakan yang merugikan kepentingan rakyat. Menurutnya, aparatur negara yang telah diberi kepercayaan oleh masyarakat harus bekerja sepenuhnya untuk kepentingan bangsa, bukan sebaliknya.

“Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan dan tindakan-tindakan yang merugikan rakyat. Apalagi mencuri uang rakyat. Kita tidak toleransi. Saya tidak toleransi. Sebagai presiden yang dipercaya rakyat, saya tidak akan ragu-ragu,” tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan target swasembada pangan telah berhasil dicapai. Pemerintah kini mengarahkan fokus pada percepatan swasembada energi, pembangunan ketahanan air, serta penertiban berbagai aktivitas ilegal yang merugikan negara, mulai dari penyelundupan hingga praktik pertambangan, perkebunan, perikanan, dan perdagangan ilegal.

Selain itu, Prabowo turut mengungkapkan bahwa pemerintah akan mempercepat program peremajaan tanaman tebu nasional. Berdasarkan laporan Menteri Pertanian, program yang semula ditargetkan selesai dalam empat tahun kini diupayakan dapat dirampungkan hanya dalam dua tahun. Presiden pun menyambut optimisme tersebut sembari mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tetap menjaga kondisi kesehatan di tengah tingginya intensitas pekerjaan.

“Beliau mengatakan, ‘Pak, kita bisa dalam dua tahun.’ Tapi, saya bilang bagus, tapi jangan masuk rumah sakit, Menteri Pertanian. Janji dua tahun tapi you tidak masuk rumah sakit. Negara dan bangsa masih butuh kau. Menteri-menteri, jenderal-jenderal jangan ambruk. Jadi kita akan percepat semua usaha, kita akan kerja keras,” tutur Presiden.

Prabowo menegaskan percepatan pembangunan di berbagai sektor merupakan bagian dari tekad pemerintah untuk memastikan kekayaan dan potensi Indonesia benar-benar dikelola bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat serta membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin berdaulat, mandiri, dan disegani dunia.

Sumber : BPMI Setpres

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ungkap Jaringan Penyelundupan Baby Lobster Lintas Negara, Polri Tangkap Dua Pelaku

21 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Prabowo Tegaskan Swasembada Pangan sebagai Kekuatan Strategis Indonesia

21 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Jaga Kepentingan Nasional, Presiden Prabowo Tegaskan Keberanian Hadapi Tantangan

21 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Presiden Prabowo Minta Usut Tuntas Karhutla, Tindak Pelaku Tanpa Kompromi

21 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Hadapi Ketidakpastian Global, Presiden Prabowo Tekankan Ketahanan & Persatuan Nasional

21 Oktober 2026 - 21:03 WIB

KPK Petakan Risiko Korupsi Pemilu, Soroti Politik Uang & Transparansi Dana Kampanye

21 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Trending di HUKUM