Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

NASIONAL · 10 Agu 2026 19:53 WIB

Pemerintah Gelar Pekan Genting 2026, Perluas Intervensi Stunting melalui Pemberdayaan Ekonomi


 Pemerintah Gelar Pekan Genting 2026, Perluas Intervensi Stunting melalui Pemberdayaan Ekonomi Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah perluas pendekatan pencegahan stunting melalui Pekan Genting 2026 dengan mendorong pemberdayaan ekonomi sebagai salah satu bentuk intervensi bagi keluarga berisiko stunting.

Hal ini disampaikan Deputi Bidang Pergerakan dan Peran Serta Masyarakat Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Wahyuniati, saat memberikan arahan pada peluncuran Pekan Genting 2026 secara daring melalui Zoom dari Jakarta pada Senin (10/8/2026).

Ia mengatakan, dukungan terhadap keluarga tidak cukup hanya diberikan dalam bentuk bantuan langsung. Keluarga juga perlu didorong agar memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan secara lebih mandiri.

“Kalau kita sebut, kita bisa memberikan kail, tidak umpan terus,” ujar Wahyuniati.

Menurutnya, keluarga berisiko stunting yang membutuhkan dukungan ekonomi akan dihubungkan oleh Tim Pengendali Genting (TPG) dengan mitra yang memiliki kapasitas untuk memberikan intervensi sesuai kebutuhan.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas jenis intervensi dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Dukungan tidak hanya diarahkan pada edukasi dan pemenuhan nutrisi, tetapi juga kebutuhan lain yang dapat memengaruhi kondisi keluarga.

Wahyuniati menegaskan, pemberdayaan ekonomi tetap harus berjalan beriringan dengan penanganan keluarga yang membutuhkan intervensi segera. Karena itu, pemetaan kondisi keluarga menjadi penting untuk menentukan bentuk dukungan yang paling sesuai.

Hingga akhir Juli 2026, capaian Genting secara nasional disebut telah mencapai sekitar 73 persen. Sebagian besar intervensi dari para mitra saat ini berupa edukasi dan dukungan nutrisi. Sementara kebutuhan lain, termasuk rumah layak huni, masih terus diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Melalui Pekan Genting 2026, kebutuhan keluarga dipetakan secara lebih rinci. Data tersebut diharapkan dapat membantu mitra mengetahui keluarga yang membutuhkan dukungan tertentu sekaligus lokasi dan bentuk intervensi yang diperlukan.

Selain dukungan ekonomi, edukasi tetap menjadi bagian penting dalam pendampingan keluarga. Menurut Wahyuniati, keluarga perlu memperoleh pemahaman mengenai perilaku hidup sehat, pemberian nutrisi kepada anak, pola asuh, akses layanan kesehatan, serta gizi dan keamanan pangan.

“Edukasi ini menjadi fundamental. Apapun intervensi yang kita berikan harus didasari dengan edukasi yang baik,” katanya.

Wahyuniati mengatakan, pertemuan langsung antara Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan keluarga memungkinkan pendamping memahami persoalan secara lebih menyeluruh. Dari proses tersebut, kebutuhan keluarga dapat diidentifikasi dan dikomunikasikan kepada mitra yang sesuai.

Pekan Genting 2026 merupakan pelaksanaan tahun kedua setelah kegiatan serupa dilakukan pada 2025. Dalam pelaksanaannya, TPK dan kader turun langsung menemui keluarga untuk memvalidasi kondisi, mengidentifikasi kebutuhan, serta memberikan edukasi.

Wahyuniati menekankan pentingnya keberlanjutan pendampingan agar dukungan yang diberikan tidak berhenti pada satu bentuk intervensi. Perubahan kondisi keluarga perlu terus dipantau sehingga bantuan dan edukasi dapat disesuaikan.

Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap Genting tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarga berisiko stunting dalam jangka pendek, tetapi juga mendorong keluarga menjadi lebih berdaya dan mampu memenuhi kebutuhan secara berkelanjutan.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

20 September 2026 - 01:41 WIB

Kemendukbangga Ungkap Tantangan Bonus Demografi & Penurunan Stunting Dihadapan DPR RI

16 September 2026 - 20:14 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat untuk Penyandang Disabilitas

16 September 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Duka atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Pastikan Investigasi Dituntaskan

16 September 2026 - 19:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Tekankan Pentingnya Pembangunan & Transformasi Bangsa

16 September 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

16 September 2026 - 19:22 WIB

Trending di NASIONAL