Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

ADVERTORIAL · 5 Okt 2026 20:05 WIB

Perkuat Ekonomi Pembudidaya, Dislautkan Kalsel Hibahkan Sarana Budidaya Udang Windu di Tanah Bumbu


 Perkuat Ekonomi Pembudidaya, Dislautkan Kalsel Hibahkan Sarana Budidaya Udang Windu di Tanah Bumbu Perbesar

Ricek.ID – Melalui penyerahan bantuan hibah sarana budidaya udang windu kepada tiga kelompok pembudidaya ikan di Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dislautkan Kalsel) kembali perkuat sektor perikanan budidaya sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, pada Senin (5/10/2026) mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memperkuat produktivitas masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan budidaya.

Menurutnya, pengembangan sektor kelautan dan perikanan sejalan dengan arah pembangunan Gubernur Kalsel Muhidin yang menempatkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah sebagai bagian penting dalam pembangunan Banua.

“Bantuan ini bukan sekadar sarana produksi, tetapi merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memperkuat usaha masyarakat agar semakin produktif, mandiri dan berkelanjutan. Kita ingin potensi perikanan yang dimiliki daerah benar-benar memberikan nilai tambah dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Rusdi menjelaskan, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi besar untuk pengembangan perikanan budidaya, termasuk komoditas udang windu. Karena itu, potensi tersebut perlu terus didorong melalui dukungan sarana produksi, peningkatan kapasitas pembudidaya, pendampingan, serta sinergi antara pemerintah dan kelompok masyarakat.

“Udang windu memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan pengelolaan yang baik, teknologi budidaya yang tepat dan pendampingan yang berkelanjutan, kita berharap produksi dapat meningkat dan usaha kelompok pembudidaya semakin kuat,” jelasnya.

Rusdi menegaskan, bantuan hibah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan pemerintah, tetapi menjadi pemicu berkembangnya usaha budidaya yang mampu berjalan secara mandiri.

“Kita ingin kelompok-kelompok pembudidaya ini semakin mandiri. Produksinya meningkat, usahanya berkembang, kemudian mampu menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat. Ini yang menjadi tujuan utama kita,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, penyerahan bantuan turut dihadiri Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, penyuluh perikanan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam memastikan program pengembangan perikanan budidaya dapat berjalan secara optimal.

Rusdi menyebut, kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh dan kelompok pembudidaya menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Bantuan harus diikuti pendampingan dan penguatan kapasitas kelompok. Penyuluh memiliki peran penting untuk memastikan teknologi dan tata kelola budidaya diterapkan dengan baik, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar menghasilkan manfaat,” tuturnya.

Ia berharap tiga kelompok penerima bantuan dapat memanfaatkan sarana budidaya tersebut secara optimal dan menjaga keberlanjutan usaha dengan menerapkan prinsip budidaya yang baik serta memperhatikan kelestarian lingkungan.

“Harapan kita, dari bantuan ini lahir usaha budidaya yang produktif, mandiri dan berkelanjutan. Kalau produksi meningkat, pendapatan pembudidaya meningkat, maka pada akhirnya ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, Pemprov Kalsel terus mendorong sektor kelautan dan perikanan tidak hanya sebagai sektor produksi pangan, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi masyarakat. Penguatan pembudidaya di tingkat kelompok diharapkan mampu memperluas manfaat pembangunan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Kalsel yang semakin sejahtera sesuai arah pembangunan Gubernur Kalsel.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gerakan Pangan Murah di Kotabaru, Minyak Goreng 2 Liter Dijual Rp30 Ribu

22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi Layanan dan Promosi Daerah

21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Usai Dilantik, Kades Tirawan Mus Mulyadi Prioritaskan Pembenahan Administrasi dan Pelayanan Warga

21 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Kotabaru Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Karhutla

21 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat & Rumah Sakit di Tanjung Lalak

20 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Dinkes Kotabaru Perkuat Pemetaan Sarana & Alat Kesehatan di Puskesmas hingga Labkesmas

20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Trending di ADVERTORIAL