Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

ADVERTORIAL · 22 Okt 2026 20:14 WIB

Pemgembangan Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito, Dispar Kalsel Perkuat Kepastian Tata Ruang


 Pemgembangan Kawasan Wisata Bawah Jembatan Barito, Dispar Kalsel Perkuat Kepastian Tata Ruang Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Dispar Kalsel) perkuat koordinasi terkait tata ruang dan kepastian legalitas lahan untuk mendukung pengembangan kawasan wisata Bawah Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Langkah ini dilakukan melalui koordinasi dan konsultasi dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Kuala yang berada di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) belum lama ini.

Kepala Dispar Kalsel, Iwan Fitriady, melalui Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Muhammad Yosalvina Yovani, pada Kamis (22/10/2026) mengatakan bahwa pertemuan tersebut membahas penataan ruang, pemetaan batas kawasan, serta kejelasan status legalitas lahan untuk mendukung pengembangan destinasi pariwisata di Kabupaten Barito Kuala.

Menurutnya, kawasan Bawah Jembatan Barito memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang terbuka publik, pusat kegiatan ekonomi kreatif, sekaligus destinasi wisata ikonik berbasis sungai yang mendukung konektivitas antarwilayah di Kalsel.

“Kawasan Bawah Jembatan Barito memiliki potensi besar sebagai ruang terbuka publik, pusat kegiatan ekonomi kreatif, serta destinasi wisata ikonik berbasis sungai yang menghubungkan aksesibilitas antarwilayah di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kepastian tata ruang dan legalitas pertanahan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan destinasi wisata yang tertata, aman, dan berkelanjutan.

“Koordinasi bersama ATR/BPN Kabupaten Barito Kuala ini sangat krusial untuk memastikan bahwa rencana masterplan dan pengembangan fisik destinasi kawasan Bawah Jembatan Barito berjalan selaras dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta aturan pertanahan yang berlaku. Sinergi ini menjadi pijakan penting agar penataan kawasan wisata dapat dilakukan secara optimal, memberikan kepastian investasi, serta aman bagi pengunjung,” tegasnya.

Melalui koordinasi tersebut, Dispar Kalsel berharap penataan dan pengembangan kawasan wisata Bawah Jembatan Barito dapat direalisasikan secara terintegrasi dengan memperhatikan kesesuaian tata ruang dan ketentuan pertanahan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kawasan sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata di Kalsel.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Pemkab Kotabaru Siapkan Bonus Atlet, Penyerahan Simbolis 28 Oktober

23 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kumpulkan Seluruh SKPD, Diskominfo Banjarbaru Dorong Pembangunan Daerah Berbasis Data Akurat

22 Oktober 2026 - 20:32 WIB

GPM Serentak 2026 di Kota Banjarbaru, Tekan Inflasi Melalui Bahan Pokok Murah

22 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Pemkab Banjar Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih ke Tiga Fasilitas Pendidikan di Karang Intan

22 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Pemkab Banjar Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Dalam Peringatan Hari Santri Nasional 2026

22 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Melalui Peningkatan Indeks Pengelolaan Aset, Pemprov Kalsel Perkuat Tata Kelola Aset Daerah

22 Oktober 2026 - 20:20 WIB

Trending di ADVERTORIAL