Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 20 Okt 2026 19:29 WIB

Antisipasi Gangguan Pasokan Air Baku, BPAM Banjarbakula Siapkan Intake Darurat 450 Liter per Detik


 Antisipasi Gangguan Pasokan Air Baku, BPAM Banjarbakula Siapkan Intake Darurat 450 Liter per Detik Perbesar

Ricek.ID – Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula siapkan langkah antisipasi untuk menjaga kontinuitas pasokan air baku melalui rencana penambahan dua unit pompa pada intake darurat.

Penambahan ini ditargetkan meningkatkan kapasitas dari 150 liter per detik menjadi sekitar 450 liter per detik, guna meminimalisir dampak apabila terjadi kebocoran kembali pada pipa transmisi air baku.

Kepala BPAM Banjarbakula, Siddiq Wahyu Pamungkas, pada Selasa (20/10/2026) mengatakan penambahan kapasitas intake darurat menjadi langkah jangka pendek untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan pada sistem transmisi air baku.

“Melalui penambahan kapasitas ini, diharapkan pasokan air baku tetap dapat terjaga dan dampak gangguan terhadap pelayanan dapat diminimalisir apabila terjadi kondisi darurat serupa di kemudian hari,” ujarnya.

Selain menambah kapasitas pompa, kata Wahyu BPAM Banjarbakula juga akan mengusulkan Surat Izin Pengusahaan Air (SIPA) berkapasitas 500 liter per detik kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA).

“Pengusulan SIPA tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi untuk mendukung pemanfaatan sumber air melalui intake darurat sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan, rencana penambahan pompa dan pengusulan izin tersebut akan dikoordinasikan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III serta instansi terkait.

“Koordinasi diperlukan untuk memperoleh persetujuan dan dukungan teknis sebelum rencana tersebut direalisasikan,” katanya

Melalui langkah ini, BPAM Banjarbakula berupaya memperkuat alternatif pasokan air baku saat terjadi kondisi darurat.

“Peningkatan kapasitas intake diharapkan dapat mengurangi risiko gangguan layanan sekaligus mendukung keberlanjutan distribusi air baku kepada sistem pelayanan Banjarbakula,” pungkas Wahyu.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi Layanan dan Promosi Daerah

21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Usai Dilantik, Kades Tirawan Mus Mulyadi Prioritaskan Pembenahan Administrasi dan Pelayanan Warga

21 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Kotabaru Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Karhutla

21 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat & Rumah Sakit di Tanjung Lalak

20 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Dinkes Kotabaru Perkuat Pemetaan Sarana & Alat Kesehatan di Puskesmas hingga Labkesmas

20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Perluas Ruang Kolaborasi Riset & Inovasi, BRIDA Kalsel Siapkan Inovasi Expo

20 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Trending di ADVERTORIAL