Riceknews.Id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional Kalimantan mengonfirmasi ambruknya sebagian struktur dermaga lama di Pelabuhan Panjang, Kotabaru. Kendati demikian, Pelindo memastikan insiden ini tidak mengganggu operasional pelabuhan secara keseluruhan.
General Manager PT Pelindo (Persero) Cabang Kotabaru, Dhany Rachmad Agustian, menjelaskan bahwa dermaga yang mengalami kerusakan tersebut sudah lama tidak difungsikan untuk kegiatan bongkar muat. Pihaknya telah melakukan pengamanan area dengan memasang pagar seng untuk mencegah akses dan potensi bahaya.
“Area dermaga yang rusak tersebut sudah tidak aktif digunakan dan telah kami amankan untuk memastikan tidak ada aktivitas maupun akses yang membahayakan keselamatan,” ujar Dhany dalam keterangan persnya, Selasa (9/4/2025).
Lebih lanjut, Dhany menegaskan bahwa aktivitas utama pelabuhan, termasuk bongkar muat barang dan pelayanan penumpang di Pelabuhan Panjang, tetap berjalan normal menggunakan dermaga lain yang masih aktif. Tidak ada laporan mengenai gangguan terhadap pelayanan maupun distribusi akibat kejadian ini.
Saat ini, tim teknis Pelindo tengah melakukan pemeriksaan lapangan secara menyeluruh terhadap struktur dermaga yang runtuh. Hasil pemeriksaan ini telah dilaporkan ke kantor pusat Pelindo untuk mendapatkan tindak lanjut berupa perbaikan menyeluruh.
“Kami berharap proses evaluasi dan persetujuan anggaran oleh Kantor Pusat PT Pelindo (Persero) dapat segera dilakukan agar pekerjaan perbaikan dapat dimulai secepatnya,” imbuh Dedikasi Daeli, Humas PT Pelindo (Persero) Cabang Kotabaru.
Pelindo Cabang Kotabaru kembali menegaskan bahwa situasi di Pelabuhan Panjang tetap kondusif. Distribusi barang dan operasional kapal tidak mengalami kendala. Sebagai alternatif jangka panjang, Pelindo juga menyebutkan potensi penggunaan Pelabuhan Stagen.
