Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kapuas Erlin Hardi menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) dan pelatihan transpormasi digital penyusunan program dan laporan kepengawasan sekolah adaptif sesuai Perdirjen 4831/2023.
Dalam sambutannya, PJ Bupati Kapuas Erlin Hardi mengatakan tugas pengawas adalah menjembatani kesenjangan informasi antara guru dengan peserta didik.
“Tentunya fungsi pengawas ini adalah salah satu rantai pendidikan yang penting, karena fungsi pengawas kita harapkan ada hasil perbaikan – perbaikan tentang pendidikan,” kata Erlin Hardi.
Kepada pengawas ia berpesan untuk selalu berupaya membangun semangat pendidikan supaya terus terinspirasi untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas pembangunan di Kabupaten Kapuas. Oleh karena itu melalui penyelenggaraan Raker APSI ini saya mendorong setiap pengawas sekolah bersama-sama dengan kita mengupayakan penyelenggaraan pendidikan yang optimal,” kata Erlin.
Erlin Hardi juga menekankan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian APSI Kabupaten Kapuas, di antaranya memahami regulasi, selalu mengupdate ilmu, bekerja sesuai tupoksi, menyusun program kerja, serta menyusun laporan dan mengevaluasi pelaksanaannya.
“Saya harap setiap pengawas sekolah dapat menjaga integritas dan melahirkan inovasi-inovasi yang mampu mendukung kelancaran belajar. Melalui peran serta bapak ibu pengawas diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kapuas,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Aswan menyampaikan apresiasi kepada Pj Bupati Kapuas bisa hadir di kegiatan rapat kerja APSI. Menurutnya, hal ini menunjukkan bagaimana kepedulian Pj Bupati Kapuas kepada dunia pendidikan khususnya hari ini kegiatan pengawas.
“Saya berharap kepada bapak ibu pengawas di Kabupaten Kapuas mampu mentransformasi perannya baik di sekolah maupun di masyarakat luar,” harapnya.
Sementara Ketua APSI Kabupaten Kapuas, Haris Fadillah menyampaikan kegiatan ini diikuti 54 pengawas dari TK, SD, SMP, SMA/SMK, dan Kemenag.
Selain untuk menyusun program kerja organisasi, ia menjelaskan bahwa Raker ini juga bertujuan untuk mengembangkan kompetensi pengawas sekolah, meningkatkan komunikasi dengan mitra pengawas, dan merefleksikan kegiatan APSI yang telah dilaksanakan.
“Sebagai kegiatan pendukung, dalam Raker ini juga kita adakan seminar pengembangan kompetensi pengawasan sekolah dengan terbitnya Perdirjen GTK Nomor: 4831/2023,” jelas Haris Fadillah.
