Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

ADVERTORIAL · 15 Jul 2026 18:25 WIB

Didukung Area Luas, Minat Masyarakat untuk Reservasi Kegiatan di Kebun Raya Banua Naik 30 Persen


 Didukung Area Luas, Minat Masyarakat untuk Reservasi Kegiatan di Kebun Raya Banua Naik 30 Persen Perbesar

Ricek.ID – Kebun Raya Banua mengalami peningkatan jumlah reservasi penggunaan kawasan Kebun Raya sepanjang semester pertama tahun 2026 sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan instansi pemerintah, komunitas, hingga masyarakat umum.

Kepala UPTD Kebun Raya Banua, Rahmat Maidiyanto, pada Rabu (15/7/2026) mengungkapkan hingga Juni 2026 tercatat sekitar 165 reservasi kegiatan yang telah dilaksanakan di kawasan Kebun Raya Banua dengan total peserta mencapai kurang lebih 11 ribu orang.

“Alhamdulillah, hingga bulan Juni kami mencatat sekitar 165 reservasi kegiatan dengan jumlah pengunjung kurang lebih mencapai 11 ribu orang. Jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025, terjadi peningkatan hampir 30 persen,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa Kebun Raya Banua kini tidak hanya dikenal sebagai kawasan konservasi tumbuhan, tetapi juga menjadi ruang publik yang representatif untuk berbagai aktivitas.

Rahmat mengatakan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel telah memanfaatkan kawasan Kebun Raya sebagai lokasi kegiatan.

“Saat ini sudah banyak kolaborasi dengan SKPD Provinsi. Misalnya Dinas Kepemudaan dan Olahraga yang akan menggelar kegiatan gowes pada awal Agustus mendatang. Selain itu, Dinas Pariwisata provinsi maupun kabupaten/kota juga rutin melaksanakan berbagai agenda di Kebun Raya Banua,” jelasnya.

Rahmat menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya diperuntukkan bagi instansi pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat luas melalui berbagai agenda komunitas.

“Salah satu kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan Dinas Pariwisata adalah Sokreasi yang melibatkan berbagai komunitas. Kami tentu ingin terus memperkuat kolaborasi sehingga Kebun Raya Banua dapat menjadi ruang bersama yang produktif, edukatif, sekaligus rekreatif,” katanya.

Kebun Raya Banua juga menyatakan kesiapan dalam mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar melalui penyediaan area yang luas, representatif, serta didukung lingkungan alami yang terawat. Beragam kapasitas area yang dimiliki memungkinkan kawasan ini menjadi pilihan bagi penyelenggara kegiatan pemerintah, komunitas maupun masyarakat umum.

Rahmat Maidiyanto menambahkan setiap lokasi di Kebun Raya memiliki kapasitas yang berbeda sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan.

“Area yang kami miliki memiliki kapasitas yang beragam. Ada yang mampu menampung sekitar 50 orang, ada yang 150 hingga 200 orang. Bahkan dalam waktu dekat kami akan melayani kegiatan camping berskala besar dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang,” ujarnya.

Menurut Rahmat, pihaknya terus melakukan berbagai persiapan agar seluruh peserta dapat memperoleh pelayanan yang optimal selama mengikuti kegiatan di kawasan Kebun Raya Banua.

“Mudah-mudahan seluruh layanan yang kami siapkan dapat mencukupi kebutuhan peserta sehingga mereka bisa menikmati kegiatan dengan aman, nyaman, dan tetap menjaga kelestarian kawasan Kebun Raya,” katanya.

Ia menegaskan, pengembangan layanan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga untuk memperkuat fungsi Kebun Raya sebagai ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif.

“Kami berharap Kebun Raya Banua mampu menghadirkan suasana baru bagi masyarakat sebagai ruang terbuka hijau untuk beristirahat, berekreasi, maupun berkegiatan bersama keluarga dan komunitas. Tidak perlu bepergian jauh keluar kota karena di sini masyarakat sudah dapat menikmati keindahan alam yang asri,” tambahnya.

Melalui pengembangan berbagai fasilitas dan peningkatan kolaborasi dengan instansi pemerintah maupun komunitas, Kebun Raya Banua optimistis dapat terus menjadi salah satu destinasi unggulan di Kalsel yang mengedepankan keseimbangan antara fungsi konservasi, edukasi, rekreasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gerakan Pangan Murah di Kotabaru, Minyak Goreng 2 Liter Dijual Rp30 Ribu

22 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi Layanan dan Promosi Daerah

21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Usai Dilantik, Kades Tirawan Mus Mulyadi Prioritaskan Pembenahan Administrasi dan Pelayanan Warga

21 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Kotabaru Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Karhutla

21 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat & Rumah Sakit di Tanjung Lalak

20 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Dinkes Kotabaru Perkuat Pemetaan Sarana & Alat Kesehatan di Puskesmas hingga Labkesmas

20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Trending di ADVERTORIAL