Martapura, Ricek.ID – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Pertanahan (PUPRP) Kabupaten Banjar menanggapi keluhan warga tentang jalan rusak yang beredar di media sosial, Kamis (9/4/2026).
Kepala Dinas PUPRP Banjar, Anna Rosida Santi mengatakan, mereka bakal melaksanakan perbaikan beberapa jalan yang rusak mulai bulan April ini.
“Jadi beberapa (perbaikan jalan) akan dikerjakan tahun ini. Sebenarnya perencanaan proyek perbaikan jalan itu ada yang dari tahun kemarin, lalu lelang atau bahkan pengerjaannya sekarang. Termasuk jalan rusak di Desa Biih,” kata Anna.
Anna menjelaskan tahapan proses cara kerja mereka. Mulai dari penerimaan proposal hingga tahap pengerjaan.
“Misal jalan rusak ya, kami terima proposal perbaikannya dulu. Lalu melakukan survey. Lanjut penelitian perencanaan. Kemudian pengusulan ke APBN dan APBD. Jika diterima, paket pekerjaan dengan nilai besar akan dilelang. Ketika dapat pemenang lelang, maka mulai pengerjaan perbaikan,” tambahnya.
Ia melanjutkan, terkadang yang memakan banyak waktu berada di tahap pengusulan ke Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Kami awalnya akan mengusulkan dulu ke APBN dengan memenuhi Readiness Criteria (RC). Baru jika ditolak, kami usulkan ke APBD. Di APBD itu anggarannya terbatas dan bersaing dengan pekerjaan lain dalam konteks prioritas,” lanjutnya.
Tiga Skema Pengusulan Perbaikan Jalan Rusak
Anna menambahkan, warga dapat mengajukan perbaikan jalan melalui tiga pintu skema pengusulan.
“Pertama dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan). Kedua dari Pokir (Pokok Pikiran) usulan Dewan. Ketiga melalui Renja (Rencana Kerja) yang diusulkan kepala desa,” ujarnya.
Kendati, warga harus mengusulkan perbaikan jalan melalui perangkat pemerintah sebagai bentuk birokrasi.
“Kalau Musrenbang itu antar kecamatan mengusulkan proyek pembangunan daerah lalu disusun prioritasnya. Untuk Pokir, warga bisa usulkan ke anggota dewan saat mereka melakukan reses. Lalu dalam Renja itu bisa disampaikan ke Kepala Desa masing-masing,” pungkas Anna.
