Kabupaten Banjar, Ricek.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi para pengemudi angkutan umum menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut digelar di Terminal Gambut Barakat, Kabupaten Banjar, sebagai langkah preventif untuk memastikan kondisi kesehatan pengemudi tetap prima saat mobilitas masyarakat meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Diauddin, mengatakan Terminal Gambut merupakan salah satu simpul transportasi penting yang melayani pergerakan masyarakat dari dalam kota, antar kabupaten hingga antar provinsi.

Menurutnya, dengan tingginya aktivitas transportasi di terminal tersebut, keselamatan perjalanan harus menjadi prioritas bersama.

“Kita mengetahui bahwa Terminal Gambut merupakan salah satu simpul transportasi penting di wilayah Kalimantan Selatan. Aktivitas di terminal ini sangat padat karena melayani pergerakan masyarakat dari dalam kota, antar kabupaten hingga antar provinsi. Dengan mobilitas yang tinggi ini, tanggung jawab kita bersama adalah menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan pengemudi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi bertujuan memastikan kondisi fisik dan mental pengemudi tetap layak selama melayani masyarakat pada masa arus mudik dan arus balik Idulfitri.

Berbagai pemeriksaan dilakukan mulai dari pemeriksaan tekanan darah, tes NAPZA, tes buta warna, pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol hingga pemeriksaan kesehatan jiwa.

“Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan memastikan kelaikan fisik dan mental pengemudi. Ini merupakan langkah preventif untuk mencegah kelelahan atau kondisi medis lain yang dapat membahayakan selama perjalanan,” jelasnya.

Diauddin menegaskan bahwa kondisi kesehatan pengemudi menjadi kunci utama keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

Berdasarkan laporan pemeriksaan kesehatan pengemudi pada Idulfitri tahun 2025 lalu, tercatat sebanyak 53 pengemudi mengikuti pemeriksaan. Dari jumlah tersebut, 28 orang dinyatakan laik, 23 orang laik dengan catatan, dan dua orang dinyatakan tidak laik.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi angkutan umum yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan transportasi bagi masyarakat.

Selain itu, Diauddin mengingatkan para petugas pemeriksa kesehatan agar melaksanakan tugas secara profesional serta memberikan edukasi kepada pengemudi mengenai pentingnya menjaga kondisi kesehatan selama bertugas.

Dengan pemeriksaan kesehatan ini, diharapkan para pengemudi angkutan umum dapat menjalankan tugasnya secara optimal sehingga perjalanan masyarakat selama masa mudik dan balik Idulfitri berlangsung aman dan selamat.

Share.
Leave A Reply Cancel Reply
Exit mobile version