Banjarbaru, Ricek.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Selatan mencatat mayoritas lulusan Program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) adalah perempuan.
Dari total 24.521 peserta yang lulus, 51,4% di antaranya merupakan perempuan, sementara sisanya 48,6% adalah laki-laki.
Program YESS merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian dan International Fund for Agricultural Development (IFAD). Program ini bertujuan mengembangkan kewirausahaan dan kompetensi tenaga kerja pertanian milenial di pedesaan.
Kepala Bidang Penyuluhan DPKP Kalsel, Nurhikmah, menjelaskan bahwa Program YESS secara resmi telah berakhir pada 30 Juni 2025. Namun, kegiatannya masih akan berlangsung hingga akhir tahun.

“Program ini sudah berakhir sejak 30 Juni, tapi kegiatannya akan dihentikan total pada Desember,” ungkap Nurhikmah, Rabu (24/9/2025).
Nurhikmah menambahkan, lulusan Program YESS memiliki prospek karier yang menjanjikan. Sebanyak 31 peserta diberangkatkan ke Taiwan, dan 3 orang lainnya berhasil mendapatkan kesempatan magang di perusahaan Jepang sejak November 2024.
Para alumni Program YESS juga kerap diundang menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil menjadi pengusaha sukses di bidang pertanian.
“Ada yang jadi Youtuber di bidang pertanian setelah lulus. Ada juga yang punya dua sampai tiga green house melon dan sudah memiliki akses distribusi penjualan,” pungkasnya.
Secara rinci, penerima manfaat Program YESS berasal dari beberapa kabupaten, yaitu Banjar (9.600 orang), Tanah Laut (6.896 orang), Tanah Bumbu (4.062 orang), dan Hulu Sungai Selatan (3.963 orang).
Dari semua wilayah tersebut, Tanah Bumbu mencatat persentase penerima manfaat perempuan tertinggi, mencapai 60,91%.
Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra Lianor