Menu ✖

Mode Gelap
Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

ADVERTORIAL · 6 Okt 2026 21:18 WIB

Gubernur Kalsel Tinjau Progres Jembatan Pulau Laut


 Gubernur Kalsel Tinjau Progres Jembatan Pulau Laut Perbesar

Tanah Bumbu-Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Pulau Laut yang menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru, Selasa (6/10/2026) sore.

Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan di lapangan sekaligus mendapatkan penjelasan langsung dari pengawas, kontraktor dan pihak terkait mengenai progres pembangunan infrastruktur strategis tersebut.

Gubernur H. Muhidin meninjau pekerjaan dari sisi Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu. Di lokasi, ia berdialog dengan pengawas dan kontraktor terkait capaian pekerjaan yang sedang berlangsung.

“Hari ini kami berada di Batulicin dan akan menuju Kotabaru. Saat ini kami melihat pekerjaan yang berada di jalur dari Batulicin menuju arah tengah. Di sini terdapat PT Wasita,” sampai Gubernur H. Muhidin seusai meninjau proyek Jembatan Pulau Laut.

Berdasarkan penjelasan pengawas di lapangan, pekerjaan pada lokasi tersebut telah mencapai sekitar 1.000 meter. Gubernur juga mendapat penjelasan mengenai jarak antar tiang yang mencapai sekitar 50 meter.

“Menurut keterangan dari pengawas, pekerjaan di lokasi ini sudah mencapai sekitar 1.000 meter. Untuk jarak antar tiang, masing-masing berjarak sekitar 50 meter,” katanya.

H. Muhidin mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan perkembangan pekerjaan sejumlah badan usaha dan kontraktor yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Pulau Laut dapat diketahui secara langsung.

“Hari ini kami melihat pekerjaan yang dilaksanakan oleh BIPI, BasKita, dan BBA. Kami akan melihat secara langsung bagaimana perkembangan pekerjaan BIP di lokasi ini,” ungkap Gubernur H. Muhidin.

Pembangunan Dibagi Beberapa Paket

Pembangunan Jembatan Pulau Laut terbagi dalam beberapa paket pekerjaan. Pada sisi Batulicin, pekerjaan sepanjang sekitar satu kilometer dilaksanakan konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Waskita Karya dan PT Borneo Berkah Abadi (BBA).

Sementara di sisi Kotabaru, pekerjaan sepanjang sekitar 1,5 kilometer dikerjakan PT Nindya Karya bersama PT Brantas Abipraya.

Secara keseluruhan, Jembatan Pulau Laut memiliki panjang sekitar 3,75 kilometer dengan lebar 24 meter. Pembangunan ditargetkan rampung pada 2028 dan mulai dapat digunakan pada 2029.

Proyek ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp7,95 triliun. Pembiayaan berasal dari sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui dukungan APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Kotabaru serta anggaran multiyears Kementerian PUPR.

Dari sisi konstruksi, jembatan utama menggunakan struktur cable-stayed dengan dua pylon setinggi sekitar 100 meter. Kedua pylon tersebut berjarak sekitar 270 meter dan menggunakan beton mutu tinggi untuk mendukung kekuatan struktur.

Selain bentang utama, proyek juga mencakup struktur box girder sepanjang sekitar 950 meter di sisi Batulicin dan 1.950 meter di sisi Kotabaru. Konstruksi tersebut dilengkapi pile slab sepanjang 75 meter pada masing-masing sisi.

Untuk mendukung akses menuju jembatan, pembangunan jalan pendekat mencakup sekitar 1.500 meter di sisi Batulicin dan 1.250 meter di sisi Kotabaru.

Pengerjaan proyek melibatkan sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan menangani bentang utama cable-stayed sepanjang 505,5 meter serta sebagian jembatan pendekat menuju Kotabaru sepanjang 547,25 meter.

Sementara sisa pekerjaan bentang pendekat dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan.

Jika seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target, Jembatan Pulau Laut akan menjadi penghubung langsung antara Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi di Kalimantan Selatan.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

DPRD Kotabaru Minta PLN Jelaskan Pemadaman Listrik Bergilir

6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

DPRD Kotabaru Rekomendasikan Penghitungan Ulang Suara Tidak Sah Pilkades Sampanahan

6 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Ketua DPRD Kotabaru Apresiasi Pengabdian TNI di HUT ke-81

6 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Kapolres Tanah Laut Ingatkan Personel Hindari Pelanggaran

6 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Trending di ADVERTORIAL