Menu

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

EKOBIS · 4 Agu 2026 17:35 WIB

Harga Komoditas Pangan Turun, Picu Deflasi Juli 2026 Sebesar 0,14 Persen


 Harga Komoditas Pangan Turun, Picu Deflasi Juli 2026 Sebesar 0,14 Persen Perbesar

Ricek.ID – Pada Juli 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan (month-to-month/m-to-m). Penurunan tersebut tercermin dari Indeks Harga Konsumen (IHK) yang turun dari 111,89 pada Juni 2026 menjadi 111,73 pada Juli 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/8/2026) menjelaskan deflasi terutama dipengaruhi oleh penurunan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mencatat deflasi sebesar 0,89 persen dengan andil terhadap deflasi bulanan sebesar 0,26 persen.

“Bawang merah menjadi penyumbang deflasi terbesar dengan andil 0,11 persen, disusul cabai merah dan cabai rawit masing-masing sebesar 0,06 persen. Sementara itu, telur ayam ras dan tomat masing-masing memberikan andil deflasi sebesar 0,03 persen,” ujar Ateng.

Di sisi lain, kelompok transportasi masih memberikan andil inflasi sebesar 0,06 persen, sedangkan kelompok pendidikan menyumbang inflasi sebesar 0,03 persen.

Berdasarkan komponen pembentuk inflasi, komponen harga bergejolak (volatile food) mengalami deflasi sebesar 1,68 persen dengan andil deflasi 0,28 persen. Sebaliknya, komponen inti masih mengalami inflasi sebesar 0,14 persen dengan andil 0,09 persen, sementara komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,25 persen dengan andil 0,05 persen.

Secara wilayah, Ateng menjelaskan BPS mencatat 27 dari 38 provinsi mengalami deflasi pada Juli 2026, sedangkan 11 provinsi mengalami inflasi. Deflasi terdalam terjadi di Papua Pegunungan sebesar 1,37 persen, sementara inflasi bulanan tertinggi tercatat di Kalimantan Barat sebesar 0,38 persen.

Sementara itu, secara tahunan (year-on-year/y-on-y), inflasi Juli 2026 tercatat sebesar 2,88 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 2,37 persen. Inflasi tahunan terutama didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil 0,87 persen, diikuti kelompok transportasi sebesar 0,62 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,61 persen.

“Pada komponen inti, inflasi tahunan terutama dipicu oleh kenaikan harga emas perhiasan, minyak goreng, nasi dengan lauk, telepon seluler, serta biaya akademi atau perguruan tinggi. Seluruh provinsi juga tercatat mengalami inflasi tahunan, dengan inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat sebesar 5,47 persen dan terendah di Papua Selatan sebesar 1,46 persen,” ujar Ateng.

Selain mencatat inflasi tahunan sebesar 2,88 persen, BPS juga melaporkan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) hingga Juli 2026 mencapai 1,65 persen. Kondisi tersebut menunjukkan perkembangan harga secara umum masih berada pada tingkat yang terkendali, meskipun terjadi penurunan harga sejumlah komoditas pangan pada Juli 2026.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

20 September 2026 - 01:41 WIB

Kemendukbangga Ungkap Tantangan Bonus Demografi & Penurunan Stunting Dihadapan DPR RI

16 September 2026 - 20:14 WIB

MTQ Nasional XXXI Semarang Buka Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat untuk Penyandang Disabilitas

16 September 2026 - 20:12 WIB

Sampaikan Duka atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Presiden Prabowo Pastikan Investigasi Dituntaskan

16 September 2026 - 19:29 WIB

Presiden Prabowo Resmikan LRT Jakarta, Tekankan Pentingnya Pembangunan & Transformasi Bangsa

16 September 2026 - 19:26 WIB

Perkuat Operasi SAR, Polri Evakuasi Dua Jenazah KM Virgo dengan Helikopter

16 September 2026 - 19:22 WIB

Trending di NASIONAL