Kepala Desa Belangian, Aunul Khoir mengatakan baru kali ini desanya didatangi pejabat Bupati Kabupaten Banjar, sejak resmi jadi desa definitif pada 1982. Momen ini pun terasa istimewa bagi warga setempat yang menyambut kedatangan orang nomor satu di Banjar itu.
“Sejak resmi berdiri tahun 1982, kepala daerah sekelas bupati baru Bapak Saidi Mansyur yang mengunjungi desa kami. Kalau sekelas gubernur baru Paman Birin (H Sahbirin Noor) saat beliau touring beberapa tahun lalu,” ujar Aunul Khair, Selasa (9/7/2024).
Belangian merupakan desa wisata yang masuk situs Geopark Meratus. Terletak di ujung Kecamatan Aranio berada di kawasan Waduk Riam Kanan. Akses menuju ke sana menempuh lebih satu jam menggunakan perahu mesin.

Di desa itu, menjadi puncak kunjungan wisata Bupati Saidi Mansyur bersama seluruh pejabat teras Pemkab Banjar beserta para camat. Dimulai dari membuka resmi Lomba Perahu Ketinting, di Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio, Senin (8/7). Kemudian menyeberang ke Belangian.
Sesampainya di Belangian, rombongan bupati disambut warga dengan antusias. Di sana, tim sepak bola bupati juga menggelar laga persahabatan dengan warga setempat.
Malam harinya berkemah dan menginap di HW Camp, salah satu objek wisata andalan Desa Belangian. Perkemahan makin bermakna kala diadakan diskusi malam oleh Bupati Saidi dengan pemerintah desa dan tokoh warga setempat.
Pambakal Belangian menuturkan, ia bersyukur desanya dikunjungi bupati beserta rombongan. Hal ini menjadi wadah bagi pemerintah desa untuk menyampaikan aspirasi.
“Ada beberapa hal yang kami sampaikan, di antaranya terkait infrastruktur untuk membantu perkembangan wisata. Karena wisata di desa kami potensinya luar biasa, juga di sektor perikanan, pertanian, dan peternakan,” tutur Aunul Khair.
Bupati Banjar Saidi Mansyur menyampaikan, pemerintah tentu punya keinginan ada perkembangan destinasi wisata tak terkecuali di Desa Belangian. Ia mengakui, merasa takjub dengan wisata alam di Belangian.
“Kesannya kami cukup takjub dan luar biasa wisata alam di sini. Jika sebelumnya hanya melihat di video sekarang sudah secara langsung. Kami menginginkan ini menjadi perhatian instansi terkait, baik masalah infrastruktur, pendidikan, dan sarana prasarana wisatanya,” pungkasnya.