Menu ✖

Mode Gelap
Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi

ADVERTORIAL · 21 Okt 2026 20:19 WIB

Kalsel Uji Coba Bubuk Pemadam Karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi, Hasil Awal Dinilai Efektif


 Kalsel Uji Coba Bubuk Pemadam Karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi, Hasil Awal Dinilai Efektif Perbesar

Ricek.ID – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Muhidin meninjau langsung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar pada Selasa (20/10/2026). Dalam peninjauan tersebut, dilakukan uji coba penggunaan cairan surfaktan untuk membantu mempercepat pemadaman api sekaligus mengurangi asap yang ditimbulkan.

Gubernur Muhidin hadir bersama Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Kalsel, Kepala BPBD Kalsel, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), serta jajaran terkait lainnya.

Muhidin menjelaskan, uji coba tersebut merupakan bagian dari upaya mencari metode penanganan karhutla yang lebih efektif, terutama di kawasan yang sulit dijangkau petugas pemadam dan relawan.

“Hari ini kami mencoba metode ini dengan dukungan dari berbagai pihak. Memang masih terbatas, tetapi akan terus kami uji untuk melihat efektivitasnya dalam membantu pemadaman dan pendinginan,” ujarnya.

Menurut Muhidin, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api yang terlihat di permukaan. Pendinginan juga harus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan titik api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.

Dalam upaya tersebut, dukungan helikopter juga dimanfaatkan untuk membantu pemadaman di lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Sementara itu, metode penggunaan bubuk pemadam diuji sebagai alternatif untuk memperkuat penanganan di lapangan.

Muhidin mengatakan, hasil awal uji coba menunjukkan indikasi yang cukup baik. Namun, efektivitasnya masih perlu dipastikan melalui pengamatan dan pengujian lanjutan, termasuk melihat penurunan suhu pada area yang ditangani.

“Kami masih menguji apakah suhu di lokasi bisa turun secara signifikan. Hasil sementara cukup efektif, tetapi akan kami cek kembali agar benar-benar dipastikan api padam dan proses pendinginan berjalan optimal,” jelasnya.

Gubernur menambahkan, metode tersebut direncanakan untuk kembali diuji dengan skala yang lebih besar pada Senin mendatang, apabila hasil evaluasi menunjukkan perkembangan positif dan dukungan peralatan serta bahan telah tersedia.

Jika terbukti efektif, Pemerintah Provinsi Kalsel akan menyampaikan hasil uji coba tersebut kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kehutanan agar dapat dipelajari sebagai salah satu alternatif penanganan karhutla.

Muhidin berharap, inovasi tersebut tidak hanya membantu penanganan kebakaran di Kalsel, tetapi juga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah pusat dan provinsi lain yang menghadapi kejadian karhutla dengan tingkat kesulitan serupa.

“Kami berharap metode ini efektif. Kalau hasilnya bagus, akan kami sampaikan kepada BNPB dan Kementerian Kehutanan agar bisa dipertimbangkan untuk diterapkan di daerah lain yang juga mengalami karhutla,” katanya.

Gubernur menegaskan, upaya pemadaman harus tetap dibarengi dengan pendinginan dan pemantauan secara berkelanjutan. Langkah tersebut penting untuk menekan potensi munculnya kembali titik api serta mengurangi asap yang berdampak terhadap masyarakat.

Melalui uji coba ini, Pemprov Kalsel bersama unsur TNI-Polri, BPBD, dan instansi terkait terus memperkuat upaya penanggulangan karhutla dengan mengoptimalkan berbagai metode, peralatan, serta koordinasi lintas sektor di lapangan.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Tujuh Kabupaten di Kalsel Terima Bantuan Karhutla Rp80 Miliar dari Pusat

23 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Kapolres Tanah Laut Gelar Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

23 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Kemarau Panjang di Kotabaru, PDAM Maksimalkan Sumber Air dan Atur Distribusi Gratis

23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

PLN Sosialisasikan Home Charging Services untuk Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

23 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Pemkab Kotabaru Siapkan Bonus Atlet, Penyerahan Simbolis 28 Oktober

23 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Wabup Banjar Tegaskan Tiga Fungsi Utama Pesantren di Hari Santri 2026

23 Oktober 2026 - 05:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL