Riceknews.Id – Meriahnya event Banua Creatif Festival (BCF) 2024 yang digelar oleh DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kalimantan Selatan (Kalsel) di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarbaru, Jumat (13/12/2024).
Pembukaan BCF makin meriah, karena diisi sejumlah penampilan seni pertunjukan kreatif lintas media, yaitu Akaracita Ethnic Band, Senandika Gempita, Putri Ayu Dance, Putra-Putri Pariwisata, dan Chachatuk Percussion.
Kemudian juga diisi penampilan dari trio Madihin Milenial. Puncaknya penampilan Fanny Soegi. Pelantun lagu Asmalibrasi itu sukses memukau penonton tamu undangan yang hadir.
BCF digelar selama tiga hari hingga Minggu (15/12) nanti. Menghadirkan program unggulan Gekrafs Kalsel, seperti pameran seni, pertunjukan musik, pemutaran film lokal, forum bisnis, serta workshop kreatif. Juga diikuti 120 pelaku ekonomi kreatif Kalsel.
Turut hadir dalam pembukaan, Anggota DPR RI HM Rofiqi, Plt Gubernur Kalsel yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nurul Fajar Desira, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, serta pejabat teras Pemprov Kalsel lainnya dan perwakilan pemerintah daerah se-Kalsel, dan tamu undangan lainnya.
Ketua DPW Gekrafs Kalsel, Andi Fitri, dalam sambutannya mengatakan, bahwa Benua Creatif Festival atau BCF adalah sebuah perayaan kreativitas dan inovasi yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.

BCF, kata Andi, bukan hanya sekedar acara tetapi wadah strategis untuk menghubungkan pelaku industri kreatif dari 17 subsektor, seperti desain, seni rupa, film, dan lainnya.
“Festival ini dirancang untuk memamerkan karya terbaik dari para pelaku ekonomi kreatif, menyoroti kekayaan budaya, dan inovasi yang ada di Kalimantan Selatan. Meningkatkan kekuatan masyarakat, juga terhadap potensi ekonomi kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi, membuka peluang bisnis baru bagi UMKM melalui kolaborasi lintas sektor,” papar Andi Fitri.
Lebih jauh, Andi menyampaikan bahwa ini merupakan periode pertama Gekrafs di Kalimantan Selatan, dan sudah terbentuk dewan pengurus cabang di 10 daerah se-Kalsel.
Tak hanya nasional, Gekrafs juga sudah terbentuk di lima negara, yaitu Inggris Raya di London, Paris, Brasil, Amsterdam Belanda, dan Berlin Jerman.
“Dengan adanya kepengurusan Gekrafs di dalam dan luar negeri, kita berharap ke depan pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia yang saat ini menempati posisi ketiga di dunia, setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan, kita akan terus bertumbuh,” tutur Andi.
Andi melanjutkan, pihaknya punya tiga strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalsel, yaitu kolaborasi kreatif, tradisional budaya, dan digitalisasi,” ungkap Andi.
Tak lupa, Ketua Gekrafs Kalsel juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang turut menyukseskan BCF 2024 ini, di antaranya Dinas Pariwisata Kalsel, ULM, para komunitas kreatif di Kalsel, dan lainnya.
“Dukungan ini merupakan sebuah langkah strategis kami untuk menciptakan dampak yang lebih luas bagi perekonomian Banua. Kesuksesan BCF ini akan menjadi simbol dan afirmasi terhadap dunia ekonomi kreatif yang terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu,” pungkasnya.
Pewarta: Hendra