Menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1446 Hijriah, Pemkab Banjar melalui Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), menggelar Pawai Muharam di lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ratu Zalecha Martapura, Minggu (7/7/2024).
Dibuka oleh Katua TP PKK Hj Nurgita Tiyas, kegiatan ini diikuti 4 ribu peserta dengan 150 kafilah dan 500 pendamping. Peserta dari anak-anak TK Al-Qur’an dan TPA se-Kabupaten Banjar yang terhimpun dalam 2 lembaga/organisasi kepemudaan Islam yaitu Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan Al-Banjari.
Berbagai macam atribut dan seragam bernuansa Islami dikenakan peserta, dengan rute dari RTH Ratu Zalecha ke Jalan A Yani menuju Jalan Sultan Adam, kemudian ke Jalan Suka Ramai dan kembali finis di RTH Ratu Zalecha.
Hj Nurgita Tiyas yang juga Pembina BKPRMI mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menjaga kelestarian keragaman budaya dan tradisi religius di Kabupaten Banjar.

“Ini sebagai wujud komitmen Pemkab Banjar dalam melestarikan kebudayaan, terutama ritus keagamaan dalam rangka mendukung Misi ke-5 Bupati dan Wakil Bupati Banjar untuk berkembangnya budaya banjar dan budaya religius yang mencerminkan karakter dan kepribadian luhur masyarakar Banjar,” papar Gita.
Gita mengakui, bahagia melihat anak – anak peserta sangat antusias mengikuti Pawai Muharam. “Ini seperti bernolstagia saya pada 30 tahun yang lalu, dimana saya juga jadi peserta seperti mereka,” tutur Gita.
Ia berharap, dapat menumbuhkan kesadaran bagi semua yang hadir, khususnya secara dini kepada anak-anak atau santri- santri tentang pentingnya melestarikan seni budaya tradisi Islami.
“Sekaligus membentengi diri dari pengaruh negatif globalisasi. Peradaban global dan teknologi memang harus dikuasai, namun seni budaya lokal jangan sampai terlupakan karena merupakan identitas dan karakter masyarakat Banjar,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Disbudporapar Banjar Irwan Jaya menjelaskan Pawai Hijriah merupakan program kerja tahunan Disbudporapar dimana tahun ini bertema “Menyambut Bulan Muharam, Memperkuat Iman, Persaudaraan dan Solidaritas.
Irwan Jaya mengungkapkan, tujuan Pawai Hijriah untuk mengisi dan menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah.
“Juga merealisasikan pencapaian target indikator kinerja utama pemerintah daerah, yaitu terlaksananya kegiatan kebudayaan yang bernuansa religi, mewujudkan pencapaian visi dan misi Manis khususnya dalam konteks Agamis,” kata Irwan Jaya.
Kasi Kesenian Bidang Kebudayaan Disbudporapar Banjar, Ina Wangsih, menyampaikan bahwa peserta yang mendaftar sangat banyak namun karena keterbatasan lokasi sehingga hanya 4 ribu peserta.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sukses,” ujar Ina Wangsih.
Pada kesempatan itu, peserta diberi thropi juara, piagam penghargaan dan uang pembinaan untuk kontingen terbaik I, II, III, serta harapan I, II, III, dan kontingen pelestari, kontingen favorit, dan kontingen berbusana terbaik.
Kegiatan ini juga dihadiri Forkopimda, MUI, tokoh agama dan masyarakat, kepala SKPD, camat, dan tamu undangan lainnya. (hen)