Martapura, Ricek.ID – Rapat pimpinan digelar di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Banjar, Rabu pagi, dengan membahas sejumlah agenda strategis terkait mutasi dan kenaikan jabatan pegawai.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapperida Banjar, Nashrullah Shadiq, ini juga menyoroti perubahan struktur organisasi dari jabatan eselon III ke jabatan fungsional perencana muda. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan arahan sekaligus memperkuat peran para perencana dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Nashrullah menegaskan pentingnya tanggung jawab dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, terutama bagi pegawai yang akan berpindah tugas maupun yang baru mendapatkan promosi jabatan.
“Setiap perencana harus mampu berpikir analitis dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing, karena kualitas perencanaan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa peran perencana memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai ketentuan. Proses perencanaan, menurutnya, harus dilakukan secara benar, transparan, serta mampu mengantisipasi potensi penyimpangan.
Dalam sesi diskusi, sejumlah peserta menyampaikan berbagai masukan, di antaranya terkait perlunya percepatan penyelesaian data bendahara gaji yang masih tertunda. Selain itu, dibahas pula tantangan sumber daya manusia seiring perubahan struktur jabatan fungsional yang kini berinduk pada kepala bidang, yang diharapkan mampu menciptakan pola kerja lebih dinamis dan merata.
Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Salah satu peserta bahkan menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan pimpinan yang dinilai telah memberikan arah serta inspirasi dalam menjalankan tugas sebagai perencana pembangunan.
Menutup kegiatan, Nashrullah berpesan agar seluruh pegawai tetap menjaga semangat kerja dan segera menuntaskan berbagai pekerjaan yang masih tertunda. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan.
Dengan adanya penguatan jabatan fungsional dan penyesuaian struktur organisasi, diharapkan kinerja perencanaan pembangunan di Kabupaten Banjar semakin optimal serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
