Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

HEADLINE · 16 Jul 2026 08:30 WIB

Operasi SAR Ditutup Usai Bocah yang Diduga Disambar Buaya di Kotabaru Ditemukan Meninggal


 Operasi SAR Ditutup Usai Bocah yang Diduga Disambar Buaya di Kotabaru Ditemukan Meninggal Perbesar

Ricek.ID – Operasi pencarian terhadap seorang bocah bernama Dani (8) yang dilaporkan hilang setelah diduga disambar buaya di Sungai Kupang, Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, resmi berakhir setelag ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa sore (15/7/2026).

Pencarian dilakukan sejak laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin pada Senin malam (14/7/2026). Sejak pagi hari, Tim SAR Gabungan membagi area pencarian dan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dengan fokus pada wilayah di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Berbagai unsur dilibatkan dalam operasi tersebut, mulai dari Pos SAR Kotabaru, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Kotabaru, aparat desa hingga masyarakat setempat. Seluruh personel bekerja dengan kewaspadaan tinggi karena lokasi pencarian dikenal sebagai habitat buaya.

Setelah beberapa jam melakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar 150 meter dari titik awal kejadian pada pukul 15.23 WITA. Tim kemudian mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya kepada pihak keluarga.

SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

“Kami mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban. Seluruh unsur SAR gabungan telah berupaya semaksimal mungkin sejak laporan diterima hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses pencarian,” ujarnya.

Ia menjelaskan, operasi dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel karena adanya potensi ancaman satwa liar di sekitar lokasi.

“Kami harus memastikan setiap langkah pencarian dilakukan secara aman. Tim tetap waspada selama operasi berlangsung mengingat lokasi kejadian berada di kawasan yang menjadi habitat buaya,” katanya.

I Putu juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di bantaran sungai, terutama pada wilayah yang diketahui memiliki populasi buaya.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat membawa anak-anak ke sungai. Jangan beraktivitas sendirian di lokasi yang rawan dan segera laporkan kepada petugas apabila melihat keberadaan satwa liar yang berpotensi membahayakan,” imbaunya.

Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai. Seluruh personel dan peralatan yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing setelah dilakukan evaluasi akhir operasi.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kukuhkan KORPRI Kotabaru, Kepala BKN Dorong Digitalisasi Layanan dan Promosi Daerah

21 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Usai Dilantik, Kades Tirawan Mus Mulyadi Prioritaskan Pembenahan Administrasi dan Pelayanan Warga

21 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Wakil Ketua DPRD Kotabaru Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada Karhutla

21 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Bupati Kotabaru Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat & Rumah Sakit di Tanjung Lalak

20 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Dinkes Kotabaru Perkuat Pemetaan Sarana & Alat Kesehatan di Puskesmas hingga Labkesmas

20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

18 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Trending di ADVERTORIAL