Ricek.ID, Martapura – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, ke sejumlah wilayah terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Rakor dilaksanakan di Aula Barakat, Martapura Kabupaten Banjar, Rabu (7/1/2026).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Ariadi Noor, dan dihadiri perwakilan Sekretariat Wakil Presiden, unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, serta instansi terkait lainnya.
Rakor ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam rangkaian kunjungan Wakil Presiden, yang dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak bencana banjir sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat.
Ariadi Noor menyampaikan bahwa Wakil Presiden RI dijadwalkan tiba di Kalimantan Selatan pada Kamis, 8 Januari 2026. Rombongan Wapres diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Syamsudin Noor sekitar pukul 09.10 WITA, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Balangan sebagai lokasi kunjungan pertama.
“Lokasi yang akan dikunjungi di Kabupaten Balangan meliputi Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Halong. Wapres akan meninjau dampak pascabanjir, termasuk kondisi SDN Juuh serta sejumlah titik terdampak lainnya,” ujar Ariadi Noor.
Setelah menyelesaikan agenda peninjauan di Kabupaten Balangan dan Tabalong, rombongan Wakil Presiden dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Di wilayah tersebut, Wapres akan meninjau dapur umum serta kondisi permukiman warga yang masih terdampak genangan banjir. Kedatangan rombongan diperkirakan sekitar pukul 14.40 WITA.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, H Yudi Andrea, menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Banjar dalam mendukung kunjungan Wakil Presiden, baik dari sisi fasilitas pendukung, lokasi kunjungan, maupun kesiapan teknis di lapangan.
“Pemkab Banjar siap mendukung penuh agenda kunjungan, khususnya di Kecamatan Sungai Tabuk. Koordinasi lintas perangkat daerah terus kami lakukan agar kunjungan berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak,” kata Yudi Andrea.
Di sisi lain, unsur TNI dan Polri juga menyatakan kesiapan dalam pengamanan kunjungan Wakil Presiden RI. Pengamanan akan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel gabungan guna memastikan keamanan lokasi, kelancaran arus kunjungan, serta kenyamanan rombongan selama berada di wilayah Kalimantan Selatan.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan pemerintah pusat dapat melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanganan bencana serta percepatan pemulihan pascabanjir.
