Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 29 Jul 2026 18:38 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama


 Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Pemprov Kalsel Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama Perbesar

Ricek.ID – Melalui sinergi lintas sektoral sebagai fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) tegaskan komitmennya dalam memperkuat kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setda Provinsi Kalsel, Adi Santoso, saat membuka Sarasehan dan Dialog Umat Beragama Provinsi Kalsel di Ruang Rapat H. Maksid, Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru pada Rabu (29/7/2026).

Adi Santoso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai ruang dialog untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Kami menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan sarasehan ini sebagai ruang dialog, bertukar gagasan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis,” ujarnya.

Adi Santoso mengatakan Kalsel merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Menurutnya, keberagaman tersebut telah menjadi identitas sekaligus kekuatan masyarakat Banua yang harus terus dijaga melalui semangat kebersamaan.

Lebih lanjut, tema sarasehan tahun ini, “Sinergi Lintas Sektoral: Memperkuat Komitmen Kebangsaan dan Harmoni Sosial demi Peningkatan Indeks Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kalimantan Selatan”, dinilai sangat relevan karena kerukunan tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sesuai peran dan tanggung jawab masing-masing.

Adi Santoso menjelaskan pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan kebijakan yang adil dan inklusif, tokoh agama menanamkan nilai-nilai toleransi, dunia pendidikan membentuk karakter generasi muda yang menghargai perbedaan, sementara aparat keamanan menjaga stabilitas agar kehidupan masyarakat tetap harmonis.

“Apabila setiap unsur berjalan sendiri-sendiri, maka hasil yang dicapai tentu tidak akan optimal. Sebaliknya, ketika seluruh elemen bergerak dalam satu visi, saling menguatkan, dan saling melengkapi, maka kerukunan akan menjadi kekuatan nyata yang mampu menopang pembangunan daerah secara berkelanjutan,” katanya.

Adi Santoso juga berharap forum tersebut mampu menghasilkan berbagai rekomendasi yang implementatif, mulai dari penguatan koordinasi antarlembaga, peningkatan edukasi moderasi beragama, penguatan literasi digital masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi, hingga memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik sosial. Seluruh upaya tersebut, menurutnya, hanya akan berhasil apabila komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi terus dibangun secara berkelanjutan.

Sejalan dengan visi Kalsel Bekerja (Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera), Pemprov Kalsel berkomitmen memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis sebagai modal utama mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa keberagaman bukanlah tantangan yang harus dihindari, melainkan kekuatan yang harus dikelola melalui semangat persatuan, saling menghormati, saling menghargai, dan kerja sama yang erat. Mari jadikan forum ini sebagai momentum memperkuat sinergi lintas sektoral, karena menjaga kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara yang mencintai bangsa dan Banua,” tutup Adi Santoso.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bea Cukai Kotabaru Musnahkan 612 Ribu Batang Rokok Ilegal dan 154 Liter MMEA

24 September 2026 - 19:15 WIB

HUT ke-81 TNI, Lanal Kotabaru Bagikan Sembako kepada Masyarakat

24 September 2026 - 15:04 WIB

Dengarkan Suara Pelanggan, PLN Icon Plus Perkuat Komitmen Tingkatkan Layanan ICONNET

23 September 2026 - 19:09 WIB

PLN Icon Plus Regional Kalimantan Dorong Kepedulian Lewat Donor Darah

23 September 2026 - 11:10 WIB

Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla

23 September 2026 - 07:34 WIB

Ikut Padamkan Titik Api, Gubernur Kalsel Pastikan Kawasan Rumah Sakit Terhindar Ancaman Karhutla

22 September 2026 - 21:59 WIB

Trending di ADVERTORIAL