Menu ✖

Mode Gelap
Buruh Harian Tewas Dianiaya di Awang Bangkal Barat, Polisi Amankan Barang Bukti Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru

NASIONAL · 30 Mei 2026 20:29 WIB

Persiapkan Hari Pancasila 2026, BPIP Angkat Kembali Semangat Persatuan Bangsa


 Persiapkan Hari Pancasila 2026, BPIP Angkat Kembali Semangat Persatuan Bangsa Perbesar

Ricek.ID – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) gelar konferensi pers persiapan peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Gedung BPIP, Jakarta pada Jumat (29/5/2026) yang dihadiri seluruh jajaran pimpinan di lingkungan BPIP.

Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyampaikan peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan digelar pada 1 Juni 2026 sudah dipersiapkan secara matang. Ia juga mengingatkan peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan memiliki makna yang mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Momen peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan wujud komitmen kita bersama bahwa Pancasila senantiasa diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujarnya.

Pada tahun ini, peringatan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”. Tema ini menjadi pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga menjadi jawaban bagi terciptanya perdamaian dunia. Peringatan bersejarah ini juga akan menggunakan logo resmi lambang negara, Garuda Pancasila.

Guna memastikan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan peringatan secara nasional, telah diterbitkan Surat Edaran Kepala BPIP Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026. Surat edaran ini menjadi panduan pelaksanaan upacara Hari Lahir Pancasila bagi lembaga negara, kementerian, TNI/Polri, pemerintah daerah, hingga instansi pendidikan.

“Kami mengajak kepada seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota, sampai tingkat desa untuk menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila secara serentak,” imbaunya.

Puncak Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di tingkat pusat akan dilaksanakan secara luring pada hari Senin, tanggal 1 Juni 2026, tepat pukul 10.00 WIB, bertempat di lapangan Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan hadir langsung dan bertindak sebagai Inspektur Upacara. Selain itu, akan hadir juga Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, jajaran Kabinet Merah Putih, mantan Presiden dan Wakil Presiden RI, serta para tokoh nasional.

Dalam pelaksanaannya yang mengedepankan sinergi kebangsaan, susunan perangkat upacara akan diisi oleh para pimpinan lembaga negara. Ketua MPR akan bertugas membacakan teks Pancasila, Ketua DPD akan membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah akan bertugas memimpin pembacaan doa.

Adapun peserta dan perangkat pendukung upacara juga telah dipersiapkan dengan matang. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara terpusat akan menggunakan “Formasi Pancasila”. Formasi istimewa ini terdiri atas lima kelompok yang mencerminkan kelima sila pada Pancasila.

Sementara itu, untuk menjaga keseragaman dan kekhidmatan, para tamu undangan pria diwajibkan mengenakan Pakaian Sipil Lengkap (PSL), tamu undangan wanita mengenakan Pakaian Nasional, dan anggota TNI/Polri mengenakan Pakaian Dinas Upacara III (PDU III).

Yudian Wahyudi mengajak seluruh elemen bangsa, terutama para pemuda, untuk menjadikan Pancasila sebagai living ideology, yaitu nilai-nilai yang terus hidup dan dihayati oleh masyarakat luas.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan terus hidup,” pungkasnya.

Sumber : infopublik.id

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Bareskrim Polri Naikkan 98 Kasus Karhutla Korporasi ke Tahap Penyidikan

20 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Pemerintah RI Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman

20 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Reformasi Pasar Modal & Transparansi, OJK Akan Tindak Pelanggaran untuk Beri Efek Jera

20 Oktober 2026 - 21:04 WIB

Pemerintah Pacu Ekspor & Siapkan Belanja APBN Rp1.300 Triliun pada Triwulan IV

20 Oktober 2026 - 21:02 WIB

Menko PM Gandeng Kementan Percepat Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pertanian

19 Oktober 2026 - 20:40 WIB

Solusi Atasi Kabut Asap Karhutla, BRIN Kaji Penggunaan Es Kering

19 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Trending di NASIONAL