Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

DAERAH · 13 Okt 2025 11:23 WIB

PMII Martapura Desak Perbaikan Total MBG: Evaluasi dan Lanjutkan Program


 Ketua PC PMII Martapura, Hamdani. foto-istimewa Perbesar

Ketua PC PMII Martapura, Hamdani. foto-istimewa

Martapura, Ricek.ID – Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Martapura, Kabupaten Banjar, Hamdani, menyuarakan keprihatinan mendalam terkait insiden keracunan yang menimpa ratusan siswa di Martapura, yang diduga akibat menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi Kamis lalu.

Hamdani mengakui bahwa program MBG merupakan langkah positif pemerintah dalam meningkatkan gizi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaannya.

“Program MBG ini banyak manfaatnya, terutama bagi anak-anak sekolah. Tapi, pelaksanaannya perlu dievaluasi total agar keamanan dan kualitas makanan lebih terjamin. Jangan sampai semangat membantu justru menimbulkan masalah baru seperti keracunan,” tegas Hamdani, Senin (13/10/2025).

Ia menekankan agar program tersebut tidak dihentikan, melainkan diperbaiki dari segi pengawasan, distribusi, hingga kualitas bahan makanan.

“Kami berharap pemerintah daerah tidak menghentikan program ini. Cukup dilakukan pembenahan dan peningkatan pengawasan, sebab Makan Bergizi Gratis telah memberi dampak positif bagi masyarakat kita,” tambahnya.

PMII Martapura juga mengajak semua pihak, termasuk lembaga pendidikan dan masyarakat, untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan program agar berjalan efektif tanpa menimbulkan dampak negatif.

Sekadar diketahui, sebanyak 134 siswa di Martapura termasuk guru dilarikan ke IGD rumah sakit usai mengalami muntah-muntah, sakit perut, hingga kepala pusing setelah menyantap MBG pada Kamis (9/10/2025).

Mereka berasal dari Sekolah Islam Terpadu Assalam Martapura (MI, MTS, dan SMA), SDN 1 Pasayangan, SDN 1 Tungkaran, dan SD Muhammadiyah Pasayangan, dan SMAN 1 Martapura.

Pemkab Banja, TNI, dan Polri setempat turun langsung merespons kejadian tersebut. Termasuk Satgas MBG dan BGN pusat juga sudah turun tangan. Semua pihak terkait sedang mengevaluasi dan melakukan investigasi penyebab ratusan siswa keracunan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Salurkan 10.000 Liter Air Bersih di 16 Lokasi Terdampak Kekeringan, Polres Banjar Siapkan Bantuan Bergilir

9 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Jukung Diduga Tenggelam, Warga Ditemukan Meninggal di Waduk Riam Kanan

9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pemko Banjarbaru Tuntaskan Rangkaian Pasar Murah Bersubsidi di Lima Kelurahan

9 Oktober 2026 - 18:44 WIB

Optimalkan PAD, TP2DD Banjar Dorong Perluasan Transaksi Digital

9 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Dinsos Kalsel Dorong Masyarakat Manfaatkan Layanan Perlinsos Digital

9 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Kemenkop Perkuat Kapasitas Pengurus Koperasi, Diskop UKM Kalsel Apresiasi Literasi Perkoperasian

9 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Trending di ADVERTORIAL