Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

ADVERTORIAL · 11 Okt 2026 20:39 WIB

Tangani Karhutla Gubernur Syarkawi, Disbunnak Kalsel Kerahkan 170 Personel & 15 Tim GAPKI


 Tangani Karhutla Gubernur Syarkawi, Disbunnak Kalsel Kerahkan 170 Personel & 15 Tim GAPKI Perbesar

Ricek.ID – Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan (Disbunnak Kalsel) kerahkan lebih dari 170 personel bersama 15 tim perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalsel untuk memperkuat pemadaman dan pembasahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar pada Minggu (11/10/2026).

Langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kalsel untuk mengalihkan dukungan personel dan peralatan ke wilayah yang masih memerlukan penanganan, setelah intensitas karhutla di kawasan Pengayuan mulai menurun.

Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, mengatakan pengerahan tim melibatkan sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit, baik anggota GAPKI maupun perusahaan di luar keanggotaan organisasi tersebut. Seluruh personel dikoordinasikan untuk mendukung penanganan karhutla di lapangan.

“Alhamdulillah, tim dari perkebunan kelapa sawit yang tergabung dalam GAPKI Cabang Kalsel menurunkan 15 tim dari beberapa grup perusahaan. Semuanya dikoordinasikan untuk membantu pemadaman, pembasahan, dan penanganan karhutla di wilayah Gubernur Syarkawi,” ujarnya.

Suparmi menjelaskan, keterlibatan perusahaan perkebunan merupakan bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla melalui kolaborasi pemerintah daerah dan dunia usaha.

“Untuk itu dukungan tersebut mencakup pengerahan personel kesiapan sarana dan prasarana, serta pemanfaatan pengalaman perusahaan dalam mengendalikan kebakaran,” ungkapnya.

Adapun personel yang mengikuti apel dan disiapkan untuk penanganan di lapangan berjumlah lebih dari 170 orang. Mereka didukung berbagai peralatan, antara lain mobil tangki, tandon air, pompa, mesin pemadam, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Disbunnak Kalsel juga menyiapkan 13 unit biovlog untuk mendukung penanganan di kawasan tersebut. Selain itu, posko kecil akan didirikan guna memudahkan komunikasi dan koordinasi antartim selama kegiatan berlangsung.

Untuk memastikan penanganan lebih terarah, setiap perusahaan mendapatkan pembagian wilayah kerja dengan cakupan sekitar 30 hektare per blok.

“Pembagian ini diharapkan memperjelas tanggung jawab masing-masing tim dalam melakukan pemadaman dan pembasahan di wilayah tugasnya,” kata Suparmi.

Lebih lanjut, Ia menuturkan, sebelum mengalihkan dukungan ke Jalan Gubernur Syarkawi, Disbunnak Kalsel bersama GAPKI Kalsel telah melakukan penanganan karhutla di kawasan Pengayuan sejak 23 Agustus 2026.

Upaya tersebut dilaksanakan dengan dukungan Polda Kalsel, TNI, Satpol PP dan Damkar, serta unsur terkait lainnya. Setelah intensitas kebakaran di Pengayuan mulai berkurang, personel dan peralatan kemudian diarahkan untuk memperkuat penanganan di Jalan Gubernur Syarkawi.

“Atas arahan Bapak Gubernur, karena penanganan di Pengayuan sudah mulai landai dan intensitas karhutla berkurang, tim kemudian digeser untuk membantu di wilayah Jalan Gubernur Syarkawi,” jelasnya.

Menurut Suparmi, pengalaman perusahaan perkebunan dalam menjaga kawasan konsesi dan wilayah di sekitarnya menjadi modal penting untuk mendukung penanganan karhutla. Kemampuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara bersama-sama untuk memperluas jangkauan penanganan di lapangan.

Ia menegaskan, tanggung jawab perusahaan perkebunan tidak hanya menjaga kawasan konsesi, tetapi juga melakukan upaya pencegahan agar api dari luar wilayah operasional tidak merambat masuk ke area perkebunan.

Untuk mengatasi keterbatasan personel pada sejumlah titik, Disbunnak Kalsel juga melibatkan enam unit mobil pemadam kebakaran profesional yang ditugaskan mewakili perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam mendukung penanganan karhutla.

Sementara itu Ketua GAPKI Kalsel, Eddy Sapta Binti, menegaskan komitmen perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk mendukung langkah pemerintah daerah dalam menangani karhutla.

Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui pengerahan personel dan peralatan, meskipun setiap perusahaan tetap harus menjaga keamanan kawasan perkebunan masing-masing.

“Prinsipnya, perusahaan perkebunan kelapa sawit dan anggota GAPKI mendukung apa pun yang dilaksanakan pemerintah daerah. Kami berkomitmen membantu, bahkan banyak personel yang digeser ke sini, padahal masing-masing kebun juga harus tetap dijaga,” ungkapnya.

Keterlibatan perusahaan perkebunan melalui GAPKI Kalsel ini menjadi bagian dari penguatan sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam penanganan karhutla.

“Melalui pembagian wilayah kerja, pengerahan personel, dukungan peralatan, serta koordinasi antartim, penanganan di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi diharapkan berjalan lebih optimal untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah meluasnya dampak karhutla,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Penanganan Karhutla, Gubernur Kalsel Gagas Pembangunan Embung Mini di Kawasan Pengembangan Program Pangan

19 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Gubernur Kalsel Sambut Kunjungan KSAD & Kepala BNPB, Tinjau Kawasan Karhutla & Serahkan Usulan Bantuan

19 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

18 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Trending di ADVERTORIAL