Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Banjarbaru · 16 Jul 2026 17:46 WIB

Wali Kota Banjarbaru Ajak Seluruh Elemen Bergerak Cegah Karhutla


 Wali Kota Banjarbaru Ajak Seluruh Elemen Bergerak Cegah Karhutla Perbesar

Ricek.ID – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru mengambil langkah cepat menghadapi ancaman musim kemarau dengan menetapkan Status Siaga Keadaan Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Kekeringan 2026.

Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Kota Banjarbaru yang dipimpin langsung Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Aula Gawi Sabarataan pada Kamis (16/7/2026).

Penetapan status siaga ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Pemko Banjarbaru dalam mengantisipasi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan selama musim kemarau.

Selain itu, keputusan tersebut juga merupakan tindak lanjut atas Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan tentang Penetapan Status Keadaan Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan serta Kekeringan di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga diperlukan langkah cepat dan terkoordinasi hingga ke tingkat kabupaten/kota.

Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengatakan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, hingga masyarakat menjadi kunci utama untuk mencegah meluasnya bencana.

“Hari ini kita sepakat menetapkan status siaga karhutla untuk Kota Banjarbaru. Yang paling penting adalah bagaimana kita terus menjaga sinergi dan kolaborasi seluruh pihak agar upaya pencegahan maupun penanganan berjalan maksimal,” ujarnya.

Menurut Lisa Halaby, selain menindaklanjuti keputusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, penetapan status siaga juga didasarkan pada hasil pemantauan di lapangan yang menunjukkan telah teridentifikasi sedikitnya tiga titik panas (hotspot) di Kota Banjarbaru, dengan Kecamatan Cempaka menjadi wilayah yang paling rawan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Banjarbaru akan menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus mengaktifkan posko-posko terpadu sebagai pusat koordinasi penanganan apabila terjadi kebakaran.

“Dari tiga hotspot yang ada saat ini, Cempaka menjadi wilayah dengan kejadian terbanyak. Insyaallah kita segera melaksanakan apel kesiapsiagaan dan menyiapkan posko-posko terpadu agar seluruh personel dan peralatan siap bergerak kapan saja,” jelasnya.

Selain memperkuat kesiapan personel dan sarana pendukung, Pemko Banjarbaru juga mengedepankan langkah preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Wali Kota kembali mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang meluas, merusak lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, serta memiliki konsekuensi hukum.

“Kami terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kesadaran masyarakat menjadi benteng pertama dalam mencegah karhutla. Mari kita bersama-sama menjaga Banjarbaru agar tetap aman, sehat, dan bebas dari bencana asap,” tegas Lisa Halaby.

Melalui penetapan Status Siaga Keadaan Darurat Bencana Karhutla dan Kekeringan Tahun 2026, Pemko Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk mengedepankan langkah antisipatif, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta membangun partisipasi aktif masyarakat demi melindungi lingkungan, keselamatan warga, dan meminimalkan dampak bencana selama musim kemarau.

Sumber : Media Center Banjarbaru

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Ketua TP PKK Kalsel Serahkan Bantuan ke Warga Terdampak Kebakaran & Kabut Asap di Barito Kuala

18 Oktober 2026 - 18:28 WIB

Masjid Jami Baitul Abror Gelar Program Bahan Pokok Murah Dari Jama’ah Untuk Jama’ah

18 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Bupati Kotabaru Perkuat Transformasi Digital Lewat Kerjasama Dengan Telkomsel

16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Penutupan PKN Sekaligus Peluncuran Banua Kalsel Corporate University, Tekankan Kepemimpinan yang Inovatif

15 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Pengukuhan Kepala BPKP Kalsel, Gubernur Berharap Pendampingan Jangkau Program yang Langsung Menyentuh Masyarakat

15 Oktober 2026 - 21:06 WIB

Gubernur & Forkopimda Kalsel Ajak Semua Unsur Masyarakat Gotong Royong Padamkan Kahutla

15 Oktober 2026 - 21:03 WIB

Trending di ADVERTORIAL