Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

Kab. Kotabaru · 5 Mar 2024 08:04 WIB ·

Pemutaran Video PSA Dalam Rangka Program KB Lintas Borneo


 Pemutaran Video PSA Dalam Rangka Program KB Lintas Borneo Perbesar

Pemutaran video tayangan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor (PSA) atau iklan promo program BKKBN berdurasi kurang lebih 30 menit salah satu rangkaian kegiatan KB dalam rangka pelayan KB Lintas Borneo di kampung keluarga berkualitas yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kotabaru (DPPPAPPKB) di D’Nuansa Cafe Sengayam Kecamatan Pamukan Barat, Senin (04/03/2024).

Kepala DPPPAPPKB Kabupaten Kotabaru Ir.Sri Sulistiyani mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan pada malam ini merupakan rangkaian dari kegiatan KB yang ada di daerah perbatasan Borneo Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Ini adalah program nasional yang dilaksanakan oleh BKKBN pusat dan memberikan edukasi kepada masyarakat terutama tentang program KB terkait dalam rangka percepatan penurunan Stunting.

“Ini merupakan program nasional yang diadakan rutin dilaksanakan setiap tahun khususnya di daerah perbatasan, jadi nantinya akan memberikan akses pelayanan terhadap program keluarga berencana di wilayah perbatasan,” ucapnya.

Dalam pemutaran video PSA ini dihadirkan para pelajar guna memberikan edukasi kepada pelajar terhadap salam genre, jadi para pelajar diberikan edukasi supaya tidak melakukan 3 hal yang berperilaku negatif yaitu seperti seks bebas, nikah perkawinan anak dan tidak menggunakan nafza,” jelas Sri Sulistiyani melanjutkan.

Sementara itu, perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, Ir.H.Ramlan mengatakan, kegiatan promosi KIE dan lintas Borneo Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Pemerintah juga mentargetkan pada tahun 2025 masyarakat Indonesia sejahtera.

Kondisi dimana tercukupinya sandang, pangan dan rasa aman, serta pada tahun 2045 diharapkan dapat menghasilkan generasi emas yang menjadikan Indonesia sebagai negara unggul dan maju di dunia.

“Berdasarkan survei status gizi balita pada tahun 2022, prevalensi Stunting Indonesia adalah sebesar 21,6% Kalimantan Selatan 24,6 % dan Kotabaru 31,6%. Dengan harapan upaya-upaya perubahan perilaku yang kita lakukan tidak hanya pada kegiatan malam ini, juga bisa terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga percepatan dapat segera kita capai,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, Forkopimda, perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, perwakilan BKKBN Kaltim serta SKPD terkait dan Camat. (Rilkom)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton

16 April 2026 - 15:20 WIB

Program Prioritas Kemenag Kotabaru Fokus Kerukunan Lingkungan dan Pendidikan

15 April 2026 - 08:17 WIB

Pengawasan Rutin Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

15 April 2026 - 07:17 WIB

Lentera Saijaan Permudah Akses Edukasi Kesehatan Warga

15 April 2026 - 07:11 WIB

Sekolah Ramah di Kotabaru Siap Dibangun, Tinggal Tunggu Anggaran Pusat

15 April 2026 - 06:59 WIB

Gerakan BAPILAH Digencarkan, Warga Kotabaru Diajak Pilah Sampah

14 April 2026 - 15:30 WIB

Trending di Kab. Kotabaru