Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Nderek Guru (NDARU) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi dikukuhkan dan dilantik pada Kamis (8/8/2024) di Ballroom Samisara Sopo Del Tower Mega Kuningan, Jakarta.
DPW Ndaru Kalsel di ketuai oleh Rezza Andy Maulana dan Sekretaris Muhammad Rusfendi. Pengukuhan itu serentak dilakukan kepada 27 pengurus DPW se-Indonesia, sekaligus Pra-Rakernas ke-1 bertajuk “NDARU PANDU NKRI” dan seminar kebangsaan untuk meningkatkan semangat rasa kebangsaan warga Negara.

Rezza Andy Maulana mengatakan, sesuai arahan Ketua Umum DPP Ndaru, Aditya Yusma Perdana, organisasi ini sebagai wadah yang menaungi gagasan dan cita-cita Abah Habib Lutfi bin Yahya terkait isu ideologi, politik, ekonomi, sosial dan budaya, pertahanan dan keamanan (Ipoleksosbudhankam).
“Tokoh-tokoh nasional termasuk para menteri mengharapkan NDARU bisa mengawal program kabinet Indonesia maju,” kata Ketua DPW NDARU Kalsel Rezza Andy Maulana Yang kelahiran Hulu Sungai Barabai ini.
Tak kalah penting, kata Rezza Andy Maulana dalam arahan Habib Luthfi bin Yahya bahwa NDARU harus menjadi wadah yang bisa merangkul semua golongan di NKRI.

“Habib luthfi menyampaikan tentang kemajuan Indonesia. Diharapkan NDARU ini betul-betul bisa mengayomi masyarakat, menyatukan seluruh elemen baik itu umat muslim, non muslim,” tutur Sarjana Ekonomi lulusan Pancasetia ini.
Sekedar tahu, Nderek Guru (NDARU) secara harfiah berarti mengikuti guru. Organisasi ini dibentuk oleh Maulana Abah Habib Luthf Bin Yahya pada tanggal 29 November 2023.
NDARU ini dilatarbelakangi oleh keinginan para santri, alumni santri, Jemaah dari lintas agama, suku, dan budaya untuk mewadahi pemikiran dan cita ota luhur para Guru Bangsa di bidang ideologi, ekonomi, politik, sosial budaya, pertahanan, dan keamanan untuk Indonesia Maju, menuju Indonesia Emas 2045.
Hingga saat ini, anggota Ndaru Nderek Guru tersebar di 27 Provinsi dan lebih dari 100 Kabupaten Kota, baik yang berada di Wilayah Pulau Papua, Bali, Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Wilayah lainnya di Indonesia.
Kendati organisasi ini jadi simpatisan pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024 lalu, namun Ndaru menegaskan tetap menjadi organisasi independen. Karena itu, Ndaru,
fokus mengawal program pemerintahan selanjutnya, terutama terkait isu-isu kebangsaan dan Nasionalisme.

