Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Kab. Banjar · 11 Mar 2025 21:40 WIB

Proses Brigade Pangan di Kabupaten Banjar


 Proses Brigade Pangan di Kabupaten Banjar Perbesar

Riceknews.id – Salah satu program dari astacita ke-2 oleh Presiden Prabowo Subianto, Brigade Pangan akan diterapkan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Brigade Pangan merupakan program untuk menjadikan Indonesia sebagai negara swasembada pangan dengan target 2,5 juta hektare lahan pertanian dalam lima tahun ke depan.

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Banjar, Warsita melalui Plt. Sekretaris, Retno Sri Muwarni mengatakan terdapat tujuh wilayah akan dilaksanakan optimalisasi lahan (Oplah).

“Wilayah tersebut di Sungai Tabuk, Martapura Barat, Martapura Timur, Beruntung Baru, Kertak Hanyar, Gambut, dan Tatah Makmur dengan total lahan 7.769,5 hektar, ” kata Retno usai acara sosialisasi Brigade Pangan di Aula Lantai 2 Distan Banjar, Selasa (11/3/2025).

Kemudian, Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Nurhikmah sebagai pemateri menjelaskan bahwa program Brigade Pangan membuka lapangan pekerjaan baru.

“Targetnya itu menjadikan para fresh graduate (lulusan baru) bidang pertanian agar meregenerasi petani. Namun dari juknis (petunjuk teknis) baru, ternyata masyarakat minimal lulusan SD dalam wilayah program bisa melamar. Bahkan warga dengan minimal lulusan SMK pertanian atau sederajat dari luar wilayah program juga bisa,” jelas Hikmah.

Namun, tiada honor pekerja yang dapat diberikan oleh pemerintah dalam program ini.

“Akan tetapi, nanti akan kami bantu untuk penyertaan modal sebagai upah dan dalam program ini juga sudah disediakan lahan, alsintan (alat dan mesin pertanian), juga para petani. Nah para petani milenial nantinya akan membantu managerial, lebih bagus lagi ikut menjadi petani operasional,” tuturnya.

Petani milenial dalam Brigade Pangan ini akan difasilitasi dengan teknologi maju. Seperti truk sistem digital dan drone agar mendapatkan hasil maksimal.

“Semoga dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan, dapat meningkatkan hasil panen dan lahan optimal untuk mencapai swasembada pangan,” pungkasnya.

Pewarta: Haris Pranata
Editor: Hendra

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pemkab Banjar Perkuat Sinergi Pajak Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

1 Juli 2026 - 07:04 WIB

Kebakaran Landa Desa Pingaran Ilir, BPBD Banjar Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Korban

1 Juli 2026 - 06:52 WIB

Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan, DKPP Banjar Bersama Akademisi ULM Uji Teknologi Pemantau Kualitas Air Aquanotes

30 Juni 2026 - 15:46 WIB

Akhiri Kekosongan Jabatan Definitif, Hayatun Nupus Resmi Pimpin Disdukcapil Kabupaten Banjar

30 Juni 2026 - 15:38 WIB

Perkuat Reformasi Birokrasi, Pemkab Banjar Kembali Lantik 64 Pejabat

30 Juni 2026 - 15:33 WIB

Cetak Regenerasi Seniman Muda, Disbudporapar Banjar Tutup Pelatihan Musik Panting

30 Juni 2026 - 06:10 WIB

Trending di ADVERTORIAL