Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

DAERAH · 27 Mar 2025 23:40 WIB ·

PT RAM Lunasi Tunggakan Gaji Karyawan Rp360 Juta dan Ungkap Kerugian Miliaran Rupiah


 Direktur PT. Rizky Aulia Mandiri (PT RAM), Muhammad Maulana Darmawan SE. foto-istimewa Perbesar

Direktur PT. Rizky Aulia Mandiri (PT RAM), Muhammad Maulana Darmawan SE. foto-istimewa

Riceknews.Id – Direktur PT. Rizky Aulia Mandiri (PT RAM), Muhammad Maulana Darmawan SE, memastikan pihaknya sudah membayar sepenuhnya gaji karyawan mereka yang sempat menunggak, Kamis (27/3/2025).

“Total Rp360 juta lebih untuk seluruh gaji sudah lunas kami bayarkan hari ini,” ujar Maulana kepada media ini.

PT RAM merupakan subkontraktor yang menambang batubara di wilayah Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar.

Maulana menerangkan, sejak menggarap mulai Januari 2024 hingga Februari 2025, perusahaan mengalami kerugian. Selama 14 bulan itu, hanya dua bulan yang profit.

“Dari total Rp21,7 miliar lebih pengeluaran untuk operasional, hasilnya hanya sekitar Rp16 miliar. Secara keseluruhan tidak ada profit, yang ada minus,” terangnya.

Pimpinan manajemen site di lapangan, kata Maulana, yang semestinya bertanggung jawab atas pekerjaan dan seluruh karyawan, tidak terbuka komunikasinya kepada perusahaan.

Pimpinan site di lapangan tersebut memberi target hasil batu yang dapat dikeluarkan, lalu meminta modal untuk bekerja, termasuk untuk merekrut karyawan. Akan tetapi hasilnya di bawah target dan merugi.

Kemudian, Maulana bersama tim mencoba mencari tahu turun ke lapangan. Ternyata apa yang terjadi di lapangan tidak sesuai dengan apa yang pimpinan site targetkan. Serta gaji karyawan pun banyak yang menunggak. “Pimpinan manajemen site di lapangan kurang terbuka, mengapa sampai rugi dan hasil di bawah target,” ungkapnya.

Kemudian, akhirnya diputuskan close project. Adapun persoalan gaji, kata Maulana, pihaknya berupaya membantu menyelesaikan. Hingga akhirnya dilakukan mediasi.

“Mestinya pimpinan site yang bertanggungjawab tentang semua yang ada di site ini, tetapi kurang terbukanya apa yang terjadi di lapangan menjadikan hal ini terjadi. Akhirnya kami putuskan untuk membantu menyelesaikan. Itu pun kami cukup kesusahan mendata karyawan yang totalnya sekitar 60 orang, karena ada yang aktif ada juga sudah tidak aktif,” papar Maulana.

Akhirnya, dalam mediasi beberapa waktu lalu, disepakati bahwa Rp100 juta dari total Rp360 juta untuk gaji dibayar langsung, adapun sisanya dibayarkan setelah lebaran.

“Tapi setelah adanya kesepakatan mediasi, ternyata ada lagi suara – suara yang tidak sepakat, sampai akhirnya berdemo ke DPRD Banjar. Termasuk pimpinan manajemen site lapangan juga ikut serta. Itu yang kami sayangkan, karena kami sudah berupaya membantu permasalahan yang semestinya diselesaikan oleh manajemen di sana,” terangnya.

Maulana menuturkan, demi kebaikan bersama, pihaknya memutuskan membayar gaji seluruhnya dan pekerjaan dihentikan. Di sisi lain, pihaknya juga akan melakukan investigasi kerugian tersebut.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pertamina Dukung BPK Lewat Budidaya Gurame Perkuat Ekonomi dan Siaga Karhutla

17 April 2026 - 14:19 WIB

Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP

15 April 2026 - 20:52 WIB

Polda Kalsel Musnahkan 75,2 Kg Sabu dan 15 Ribu Ekstasi

13 April 2026 - 12:34 WIB

Excavator Milik Pemda Terbakar di Kawasan TPA, Diduga Akibat Korsleting dan Kebocoran Oli

12 April 2026 - 18:23 WIB

Negara Selamatkan Rp11,42 triliun dari Penertiban Hutan dan Korupsi

10 April 2026 - 19:03 WIB

Praktik Open Dumping Jadi Penyebab Turunnya Penilaian Pengelolaan Sampah

9 April 2026 - 18:57 WIB

Trending di Banjarbaru