Menu

Mode Gelap
121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah Tanpa Pesaing, Irwan Bora Menuju Kursi Ketua KONI Banjar Pariwisata Kotabaru Terus Digenjot Warga Diminta Tak Jadi Penonton Sediakan Karaoke dan Kamar, Bangunan Liar Ditertikan Satpol PP Dugaan Pungli di PPS DPRD Dorong Pembentukan Satgas Penertiban

Pemprov Kalsel · 3 Jun 2025 22:32 WIB ·

Pemprov Kalsel Siapkan Strategi Hadapi Kemarau dan Swasembada Pangan


 Pemprov Kalsel mengikuti Rakornas secara virtual bersama pemerintah pusat, Selasa (3/6/2025). foto-MC Kalsel Perbesar

Pemprov Kalsel mengikuti Rakornas secara virtual bersama pemerintah pusat, Selasa (3/6/2025). foto-MC Kalsel

Riceknews.Id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bergerak cepat menghadapi tantangan musim kemarau tahun ini. Melalui Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) virtual bersama pemerintah pusat, Pemprov Kalsel menegaskan komitmennya untuk mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Rakornas yang berlangsung di Command Center Setda Provinsi Kalsel, Banjarbaru, ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian, Menteri PUPR, serta seluruh kepala daerah se-Indonesia. Dari Kalsel, hadir Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah, yang menyampaikan bahwa kesiapan irigasi dan pompanisasi menjadi sorotan utama.

“Kita diminta tidak hanya siap secara teknis, tapi juga strategis. Setiap daerah harus pastikan jaringan irigasi berfungsi optimal dan pompa air yang sudah disalurkan benar-benar dimanfaatkan petani. Ini kunci menghadapi musim kemarau sekaligus menambah luas tanam,” ungkap Husnul mewakili Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman, Selasa (3/6/2025).

Fokus Pemerintah Pusat dan Daerah

Husnul Hatimah menjelaskan bahwa pemerintah pusat juga menekankan pentingnya identifikasi potensi lahan dan kesiapan alat pendukung produksi seperti pupuk, benih, dan alat mesin pertanian (alsintan). Langkah ini tidak hanya menjaga hasil panen tetap stabil, tetapi juga membuka peluang untuk peningkatan produksi.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Saptono, menyebut bahwa berbagai strategi telah disiapkan. Termasuk di antaranya mendorong penanaman padi gogo di lahan kering serta pelaksanaan program Optimasi Lahan (Oplah).

“Waktu kita sempit, Juni sudah mulai masuk kemarau. Tapi kita tidak tinggal diam. Penjadwalan tanam sedang dipercepat, titik-titik lahan yang berpotensi tanam juga sedang kami data. Semua elemen kami kerahkan agar target produksi 1,27 juta ton padi di tahun 2025 tercapai,” tegas Saptono.

Sebagai catatan, pada tahun 2024 lalu, Kalsel hanya mampu memproduksi 1,029 juta ton padi. Namun, dengan berbagai langkah percepatan yang tengah digulirkan, angka ini diperkirakan akan melesat.

Kolaborasi dan Optimisme

Upaya ini tidak hanya demi memenuhi kebutuhan pangan Kalsel sendiri, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas daerah untuk membantu provinsi lain yang mengalami defisit beras.

“Kami berharap Kalsel tak hanya mandiri pangan, tapi juga jadi penyangga pangan nasional. Musim kemarau bukan hambatan, tapi momentum untuk membuktikan kekuatan kolaborasi pusat dan daerah,” pungkas Saptono.

Tidak hanya soal produksi, Kalsel juga mendorong sinergi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) guna memastikan sistem irigasi tetap berjalan optimal. Pompanisasi juga akan dimaksimalkan agar tidak ada lagi lahan pertanian yang kekeringan.

“Dengan semangat gotong royong dan strategi yang matang, Kalimantan Selatan siap menyongsong musim kemarau 2025 tidak dengan kekhawatiran, tapi dengan optimisme dan aksi nyata,” tukasnya.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel dan Kalteng Perkuat Sinergi Pangan hingga Investasi

18 April 2026 - 14:54 WIB

121 Petugas Haji Embarkasi Banjarmasin Dikukuhkan, Siap Layani 6.800 Jemaah

16 April 2026 - 16:13 WIB

129 ASN Kalsel Dilantik, Diingatkan Jauhi Judi Online dan Jaga Integritas

15 April 2026 - 07:32 WIB

120 Pemuda Kalsel Ikuti Pelatihan Bisnis Kreatif Berbasis Digital

13 April 2026 - 18:33 WIB

Replika Pasar Terapung Kalsel Resmi Hadir di TMII, Angkat Budaya dan Wisata Banua

11 April 2026 - 21:18 WIB

Praktik Open Dumping Jadi Penyebab Turunnya Penilaian Pengelolaan Sampah

9 April 2026 - 18:57 WIB

Trending di Banjarbaru