Menu

Mode Gelap
Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal Presiden Prabowo Sumbangkan “Rozak” Jadi Hewan Kurban Di Kabupaten Banjar Curas Bermodus Petugas PLN di Banjarbaru, Pelaku Rampas Gelang Emas Korban Kelangkaan BBM Lumpuhkan Transportasi di Kotabaru, Sopir dan Nelayan Terdampak

Pemprov Kalsel · 15 Okt 2025 11:20 WIB

Basarnas Bekali Personel Tagana Kalsel Tentang Penyelamatan Korban Reruntuhan


 Basarnas Bekali Personel Tagana Kalsel Tentang Penyelamatan Korban Reruntuhan Perbesar

Banjarmasin, Ricek.ID – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin bekerja sama dengan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar pelatihan Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR) untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana), di Banjarmasin, Selasa (14/10/2025).

Pelatihan ini bertujuan membekali 40 peserta Tagana se-Kalimantan Selatan dalam menghadapi potensi bencana akibat runtuhnya bangunan. Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari.

Kepala Seksi SDM Basarnas Banjarmasin, Amri Zuna, menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Basarnas dan Dinas Sosial Kalsel, mengingat tingginya potensi bencana.

“Struktur-struktur yang ada di wilayah ini juga memiliki potensi insiden. Jadi diperlukan koordinasi sejak awal untuk penanganan yang cepat dan tepat,” kata Amri.

Amri memaparkan, proses penyelamatan di area reruntuhan tidak bisa dilakukan sembarangan, karena memerlukan analisis awal terhadap kondisi korban dan struktur bangunan yang rusak.

“Kita akan melaksanakan treatment dan assessment terlebih dahulu untuk menentukan posisi korban dan cara evakuasi yang tepat. Termasuk mengenali jenis reruntuhan bangunan agar proses penyelamatan tidak membahayakan petugas,” imbuh Amri.

Menurut Amri, pelatihan CSSR fokus membekali peserta dengan keterampilan teknis penyelamatan korban di bawah reruntuhan. Empat instruktur ahli dihadirkan. Materi mencakup pengenalan alat penyelamatan, metode evakuasi, dan prosedur evakuasi yang aman.

“Dalam pelatihan ini kami memberikan materi yang seharusnya dilaksanakan beberapa hari, namun kita padatkan menjadi tiga hari. Peserta akan dikenalkan berbagai alat penyelamatan, metode evakuasi, serta kondisi-kondisi yang memungkinkan dilakukannya evakuasi dengan aman,” jelasnya.

Basarnas mengharapkan, Tagana Kalsel dapat lebih siap dan terampil dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan di lapangan.

“Kami ingin peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan teknik penyelamatan secara benar dan aman. Dengan demikian, sinergitas antara Tagana dan Basarnas dapat semakin kuat dalam penanganan bencana di daerah,” tutup Amri.

Pewarta: Hendra Lianor

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Ratusan Goweser Banua Ikuti MTB Fun Enduro

10 Mei 2026 - 19:14 WIB

Lantik Pengurus BAZNAS Kalsel, Muhidin Tekankan Penyaluran Zakat Tepat Sasaran

9 Mei 2026 - 18:33 WIB

Efisienkan Pembangunan, Muhidin Ingin SDM Pemprov Kalsel Yang Profesional & Kompeten

8 Mei 2026 - 21:25 WIB

Tekankan Integritas & Loyalitas, Muhidin Lantik 192 Pejabat Struktural & Fungsional

8 Mei 2026 - 21:15 WIB

Terima Kunjungan Komisi XI DPR RI, Muhidin Paparkan Capaian & Potensi Kalsel

8 Mei 2026 - 20:32 WIB

Rapat Koordinasi SKPD, Gubernur Kalsel Dorong Penguatan Pelayanan Digital

7 Mei 2026 - 19:35 WIB

Trending di ADVERTORIAL