Ricek.ID, Banjar– Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat komitmennya dalam penanganan bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Selama 15 hari masa tanggap darurat, Bupati Banjar Saidi Mansyur secara aktif memimpin serta memantau langsung penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak di berbagai kecamatan.
Bantuan yang disalurkan berupa paket pangan darurat berisi kebutuhan pokok sehari-hari. Paket tersebut merupakan bantuan standar dalam penanganan bencana banjir yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak.
Berdasarkan data rekapitulasi penyaluran logistik selama masa tanggap darurat, sebanyak 30.127 paket bantuan telah berhasil didistribusikan. Penyaluran ini melibatkan langsung Bupati dan Wakil Bupati Banjar, didampingi Sekretaris Daerah, seluruh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta Ketua APDESI Kabupaten Banjar.
Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan merata dengan memprioritaskan wilayah yang mengalami dampak paling parah, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Saidi Mansyur menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian nyata terhadap warga yang sedang menghadapi musibah.
“Penanganan banjir tidak hanya berfokus pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Pemerintah hadir untuk meringankan beban warga dan memastikan mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian. Alhamdulillah, bantuan yang disalurkan mendapat sambutan baik dari masyarakat, dan kami berharap proses pemulihan dapat segera dilaksanakan,” ujarnya di sela kegiatan penyaluran bantuan.
Selain menyalurkan bantuan logistik, Bupati Banjar juga berdialog langsung dengan warga terdampak untuk mendengarkan keluhan serta mengidentifikasi kebutuhan mendesak di lapangan. Hasil pemantauan tersebut menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan lanjutan, termasuk percepatan pemulihan pascabanjir.
Sebagai bagian dari upaya penanganan terpadu, pemerintah daerah juga melaksanakan pelayanan kesehatan serta pemberian obat-obatan bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan, sekaligus sebagai langkah pencegahan munculnya penyakit pascabanjir.
Dengan sinergi seluruh pihak dan kepemimpinan yang responsif, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap kondisi masyarakat dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal.

