Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 13 Mei 2026 17:53 WIB

Gelar Sidak di Cindai Alus, Distan Banjar Pastikan Ratusan Sapi Layak Kurban


 Gelar Sidak di Cindai Alus, Distan Banjar Pastikan Ratusan Sapi Layak Kurban Perbesar

Ricek.ID – Untuk menjamin kualitas hewan yang akan dikonsumsi masyarakat menjelang perayaan Iduladha, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar laksanakan inspeksi mendadak (sidak).

Sebanyak 120 ekor sapi kurban di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura menjalani pemeriksaan kesehatan intensif oleh Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Banjar pada Senin (11/5/2026).

Kepala Seksi Kesehatan Hewan, Akbar Susanto mengungkapkan secara keseluruhan kondisi hewan ternak di wilayah tersebut sangat layak. Meski mayoritas dalam keadaan prima, petugas menemukan dua kasus ringan yang langsung ditangani di lokasi.

“Dari 120 sapi yang kami periksa, mayoritas dalam kondisi sehat. Kami hanya menemukan satu sapi yang mengalami luka di bagian hidung akibat pemasangan tali keluh, serta satu ekor lainnya yang menunjukkan indikasi cacingan,” ujarnya.

Sebagai langkah mitigasi, pihak dinas sambung Akbar langsung memberikan perawatan medis di tempat. Sapi yang terindikasi cacingan segera mendapatkan dosis obat cacing dan suntikan vitamin lengkap untuk memulihkan kondisinya sebelum hari pemotongan tiba. Akbar menegaskan pemberian vitamin ini merupakan standar prosedur untuk menjaga imunitas hewan kurban tetap stabil.

Di sisi lain, Perlan selaku pengelola kandang menyambut baik pemeriksaan ini. Ia menjelaskan selama masa pemeliharaan, pihaknya sangat memperhatikan kebersihan dan asupan pakan.

Menurutnya, masalah kesehatan yang muncul biasanya bersifat minor dan tidak membahayakan. Juga tidak ditemukan penyakit serius, hanya penurunan nafsu makan sesekali yang bersifat wajar.

“Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada kendala besar dalam mengelola sapi di sini. Penyakit serius hampir tidak pernah ada, paling hanya masalah nafsu makan saja,” tutup Perlan.

Sumber : Media Center Banjar

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jaga Keamanan & Stabilitas Daerah, Gubernur Kalsel Tegaskan Sinergi dengan Polri di Hari Bhayangkara ke-80

1 Juli 2026 - 18:07 WIB

Wabup Banjar Pimpin Peninjauan Progres Peningkatan Jalan Sekumpul & Drainase Gang Taufik

1 Juli 2026 - 18:04 WIB

Percepat Revisi Perda RTRW, Pemkab Banjar Fokus untuk Lindungi Lahan Pertanian Pangan

1 Juli 2026 - 18:01 WIB

Tinjau Desa Pingaran Ilir, Wabup Banjar Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran

1 Juli 2026 - 17:58 WIB

DPKP Kalsel Optimalkan Lumbung Pangan di Daerah untuk Jaga Ketersediaan Beras

1 Juli 2026 - 17:55 WIB

Pertemuan & Dialog Tokoh Lintas Iman Perkuat Persatuan Menuju Banjarbaru EMAS

1 Juli 2026 - 17:46 WIB

Trending di Banjarbaru