Menu

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti Polisi Amankan Pria Diduga Pelaku Begal Payudara di Martapura, Akui Beraksi di 7 Lokasi Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru

DAERAH · 15 Mei 2026 19:50 WIB

Percepat Swasembada Pangan, DPKP Kalsel Dukung Gerakan Tanam Padi di Sungai Tabuk


 Percepat Swasembada Pangan, DPKP Kalsel Dukung Gerakan Tanam Padi di Sungai Tabuk Perbesar

Ricek.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (DPKP Kalsel) hadiri kegiatan Gerakan Tanam Padi di lahan cetak sawah rakyat Brigade Pangan Buk Sejatera, Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar pada Kamis (14/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan peningkatan produksi pangan sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional di Kalsel.

Gerakan tanam padi ini turut dihadiri Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (PPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kalsel Freddy, Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pada kesempatan itu dilakukan penanaman padi varietas Inpari 32 di lahan seluas 2 hektare. Sementara total luasan cetak sawah rakyat (CSR) di Kecamatan Sungai Tabuk mencapai 80 hektare.

Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan gerakan tanam padi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di Banua.

Menurutnya, keberadaan lahan cetak sawah rakyat menjadi potensi besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya padi, di Kabupaten Banjar dan wilayah sekitarnya.

“Melalui gerakan tanam ini diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian secara optimal serta mendukung target swasembada pangan,” ujarnya.

Syamsir menambahkan Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendorong pemanfaatan lahan pertanian baru agar dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi beras daerah.

Selain itu, penggunaan varietas Inpari 32 dinilai cocok dikembangkan karena memiliki produktivitas yang baik dan adaptif terhadap kondisi lahan di wilayah Kalsel.

Kegiatan gerakan tanam padi tersebut juga dirangkaikan dengan peninjauan langsung kondisi lahan cetak sawah rakyat bersama para petani dan brigade pangan setempat.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Kabut Asap Masih Selimuti Jalur Tala-Banjarbaru, Pemdes Gunung Raja Bagikan Masker kepada Pengendara

20 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Polres Tanah Laut Gelar Salat Istisqa, Berdoa di Tengah Kemarau dan Ancaman Karhutla

19 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Masuki Usia 76 Tahun, Kabupaten Banjar Perkokoh Posisi sebagai Lumbung Pangan Kalsel

18 Agustus 2026 - 15:58 WIB

299 Warga Binaan Rutan Pelaihari Terima Remisi HUT ke-81 RI, 6 Langsung Bebas

18 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Tutup Kalsel Expo 2026, Gubernur Muhidin Dorong UMKM Jadi Penggerak Perekonomian Daerah

18 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Banjarbaru Teguhkan Komitmen Wujudkan Kota Maju & Sejahtera dalam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 RI

18 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Trending di Banjarbaru