Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

DAERAH · 24 Mei 2026 16:26 WIB

Bupati Kotabaru Panen Raya Padi di Pulau Laut Timur, Targetkan Kotabaru Jadi Lumbung Pangan


 Bupati Kotabaru Panen Raya Padi di Pulau Laut Timur, Targetkan Kotabaru Jadi Lumbung Pangan Perbesar

Ricek.iD- Bupati Kotabaru Muhammad Rusli bersama Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis melaksanakan peninjauan sekaligus panen raya padi di Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di Kabupaten Kotabaru.

Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam mendukung sektor pertanian, khususnya peningkatan produksi padi sebagai salah satu komoditas strategis daerah.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Rusli mengatakan hasil panen di lahan tersebut mencapai sekitar 3 hingga 4 ton per hektare dan diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan daerah sekaligus kesejahteraan masyarakat.

“Panen ini dalam satu hektar berkisar 3-4 ton, mudah-mudahan ini menjadi peningkatan pangan khususnya di Kabupaten Kotabaru, karena ini salah satu untuk mencapai kesejahteraan masyarakat kita di bidang pangan,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendukung pengembangan sektor pertanian agar Kotabaru mampu menjadi salah satu lumbung pangan di Kalimantan Selatan.

“Kami pemerintah daerah beserta jajaran akan terus menerus mendukung peningkatan di sektor pertanian khususnya peningkatan pangan. Tentu sektor pertanian ini akan kita kembangkan, kita tingkatkan, kita dukung, sehingga nantinya Kotabaru akan menjadi lumbung pangan,” harapnya.

Sementara itu, Syairi Mukhlis menambahkan, salah satu kendala yang masih dihadapi para petani adalah keterbatasan alat dan mesin pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas.

Menurutnya, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan dinas terkait guna memenuhi kebutuhan alat pertanian melalui APBD maupun usulan bantuan ke pemerintah pusat.

“Di tahun kemarin di 1.000 hektar, tahun ini ditargetkan 2.000 hektar. Untuk mendukung percepatan produktivitas padi di ketahanan pangan Kotabaru, otomatis peralatan pertanian juga harus didukung,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, rombongan juga meninjau lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) program Kementerian Pertanian Tahun 2025 seluas 41,85 hektare di Desa Teluk Mesjid, serta melaksanakan panen raya di lahan baku sawah seluas 54 hektare.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Jelang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Pambakal Serentak, DPMD Banjar Gelar Rakor Mantapkan Persiapan

17 Juli 2026 - 20:16 WIB

Komisi III DPRD & Dinas PUPR Kalsel Tinjau Infrastruktur Air Bersih, IPA Mekarsari Siap Layani 4.000 Sambungan Rumah Mulai 2027

17 Juli 2026 - 20:12 WIB

Dorong Inovasi Pemuda Peduli Lingkungan, Dispora Kalsel Akan Gelar Pepelingasih 2026 di Akhir Juli

17 Juli 2026 - 20:08 WIB

Terapkan Sistem Manajemen Talenta, Bupati Banjar Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama

17 Juli 2026 - 16:03 WIB

Ground Breaking Gedung Baru Bank Kalsel, Dorong Percepatan Ekonomi di Banjarbaru

17 Juli 2026 - 15:59 WIB

Respons Aduan Kekeringan, Pemko Banjarbaru Langsung Pasang Tandon Air untuk Warga Cempaka

17 Juli 2026 - 15:56 WIB

Trending di Banjarbaru