Menu ✖

Mode Gelap
Polres Tanah Laut Ungkap 20 Kasus Narkoba Dalam Dua Bulan Karhutla Kabupaten Banjar 937 Kejadian di 6.100 Hektare Lahan Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi

Banjarbaru · 27 Jun 2026 16:40 WIB

Bersama Praktisi Dekranasda Banjarbaru, Warga Sumber Makmur Belajar Seni Kriya


 Bersama Praktisi Dekranasda Banjarbaru, Warga Sumber Makmur Belajar Seni Kriya Perbesar

Ricek.ID – CSR PT Borneo Indobara (BIB) menggelar pelatihan keterampilan bagi masyarakat Desa Sumber Makmur, Kecamatan Satui dalam upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di wilayah operasionalnya.

Program strategis yang berlangsung pada 14–19 Juni 2026 ini secara khusus menghadirkan praktisi ahli dari SBK Sasirangan, salah satu pengurus Dekranasda Kota Banjarbaru dan UMKM unggulan yang merupakan binaan Dekranasda Kota Banjarbaru.

Pelatihan ini merupakan wujud realisasi Nota Kesepahaman (MoU) antara CSR PT Borneo Indobara dengan Pemerintah Desa Sumber Makmur untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif. Bersama Reni, selaku Owner SBK Sasirangan, peserta mendapatkan transfer pengetahuan komprehensif mengenai teknik kerajinan berbasis kearifan lokal.

“Saya melihat peserta memiliki semangat belajar yang luar biasa. Kreativitas yang ditunjukkan selama pelatihan menjadi modal penting untuk menghasilkan produk yang unik dan memiliki ciri khas tersendiri,” ujar Reni saat di Banjarbaru pada Jumat (26/6/2026).

Selama enam hari kegiatan, sebanyak 30 peserta dibimbing langsung oleh Reni bersama praktisi lainnya, Sandi Agustinus, untuk menguasai sejarah dan nilai budaya kain Sasirangan, teknik dasar pembuatan motif dan proses pewarnaan, praktik pembuatan eco print menggunakan bahan alami ramah lingkungan, serta strategi pengembangan usaha dan pemasaran produk kreatif.

Perwakilan Manajemen CSR PT Borneo Indobara, Silvyna Aditia, menyatakan pelibatan praktisi berpengalaman seperti dari SBK Sasirangan bertujuan agar masyarakat tidak hanya sekadar mampu memproduksi, tetapi juga menciptakan produk berstandar pasar.

“CSR PT Borneo Indobara berkomitmen mendukung pengembangan produk lokal yang potensial, termasuk membuka akses pasar melalui pameran baik di tingkat regional, nasional, hingga internasional,” jelas Silvyna.

Kepala Desa Sumber Makmur, Muhammad Adib, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin.

Ia berharap kehadiran praktisi ahli dapat memacu masyarakat untuk menghasilkan produk unggulan desa yang berdaya saing tinggi.

Melalui pendampingan dari pelaku usaha profesional, program ini diharapkan menjadi katalisator bagi lahirnya kelompok usaha kreatif baru di Desa Sumber Makmur yang mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Sumber : Media Center Banjarbaru

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

HUT TNI ke-81, Kapolres Tanah Laut Beri Kejutan untuk Dandim

6 Oktober 2026 - 18:55 WIB

DPRD Kotabaru Minta PLN Jelaskan Pemadaman Listrik Bergilir

6 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Terima Kunjungan Kedutaan Besar Belanda, Pemprov Kalsel Siapkan Surat Permohonan Pengembalian Benda Bersejarah

5 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Gubernur Kalsel Minta Kepala Sekolah Pastikan Tak Ada Pungutan Liar hingga Penggunaan BOS Sesuai Pertanggungjawaban

5 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Bupati Kotabaru Gandeng PT STC Cari Solusi Air Bersih Hadapi Kemarau

5 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Perlindungan Konsumen Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Aturan

5 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Trending di ARTIKEL