Menu ✖

Mode Gelap
Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR Basarnas Perpanjang Operasi SAR KM Virgo Transport 8, 126 Korban Masih Dicari

ADVERTORIAL · 29 Jun 2026 18:10 WIB

Festival Sepak Bola Usia Dini Kalsel Berakhir, Banjarbaru U-10 & Tanah Bumbu U-12 Jadi yang Terbaik


 Festival Sepak Bola Usia Dini Kalsel Berakhir, Banjarbaru U-10 & Tanah Bumbu U-12 Jadi yang Terbaik Perbesar

Ricek.ID – Festival Sepak Bola Usia Dini kategori U-10 dan U-12 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berlangsung sukses di Lapangan Minisoccer Mabrur, Banjarbaru pada Minggu (28/6/2026).

Selain melahirkan para juara terbaik, ajang hasil kolaborasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel bersama Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kalsel ini menjadi wadah pencarian bibit atlet sepak bola berbakat dari berbagai kabupaten dan kota.

Pada kategori U-10, tim FORSGI Banjarbaru keluar sebagai juara pertama setelah mengalahkan FORSGI Kabupaten Tapin di partai final. Posisi ketiga diraih FORSGI Kota Banjarmasin.

Sementara itu, di kategori U-12, FORSGI Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menjadi juara pertama usai menundukkan FORSGI Kota Banjarbaru pada laga final. Adapun peringkat ketiga diraih FORSGI Kabupaten Tanah Laut.

Pengalungan medali dan penyerahan trofi kepada para juara dilakukan langsung oleh Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, didampingi Ketua FORSGI Kalsel, Budiono, serta Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Muhammad Anugrah.

Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, mengatakan festival tersebut merupakan implementasi arahan Gubernur Kalsel untuk memperkuat kolaborasi dengan organisasi masyarakat dalam membudayakan olahraga.

“Festival ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai sportivitas kepada anak-anak sejak usia dini. Di dalamnya juga terdapat proses talent scouting sehingga kami dapat mengevaluasi pembinaan olahraga yang telah berjalan di kabupaten dan kota,” ujarnya.

Menurutnya, festival yang diikuti perwakilan dari 10 kabupaten/kota tersebut menunjukkan pemerataan kualitas pembinaan sepak bola usia dini di Kalimantan Selatan.

“Kalau sebelumnya pada ajang Piala Presiden didominasi Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, kali ini juara berasal dari Banjarbaru dan Tanah Bumbu. Ini menunjukkan kekuatan sepak bola usia dini sudah semakin merata dan tidak hanya terpusat di kota besar,” katanya.

Pebriadin berharap festival ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai pintu masuk pembinaan atlet sepak bola usia dini di Banua.

Ketua FORSGI Kalsel, Budiono, mengungkapkan festival tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Piala Bila Negara tingkat nasional yang akan berlangsung pada 23–25 Juli 2026.

Ia menilai hasil pertandingan memperlihatkan perkembangan sepak bola usia dini di Kalsel yang semakin merata di berbagai daerah.

“Ini membuktikan pembinaan sepak bola usia dini sudah berkembang di hampir seluruh kabupaten dan kota. Harapannya akan terus lahir bibit-bibit muda yang mampu membawa prestasi bagi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Budiono menjelaskan tim yang akan diberangkatkan ke tingkat nasional tidak sepenuhnya diambil dari tim juara. FORSGI akan memilih 14 pemain terbaik hasil pemantauan selama festival berlangsung.

“Sebelum berangkat ke nasional, para pemain akan menjalani pemusatan latihan (TC) serta melakoni satu hingga dua pertandingan uji coba sebagai bagian dari penguatan mental dan teknik,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel, Muhammad Anugrah, mengaku puas dengan penyelenggaraan festival tahun ini yang berlangsung aman dan kompetitif.

Menurutnya, ajang tersebut bukan hanya mengajarkan anak-anak tentang persaingan yang sehat, tetapi juga menanamkan kegembiraan dalam berolahraga.

“Melalui sepak bola, anak-anak belajar sportivitas sekaligus menikmati proses bermain. Festival ini akan kami jadwalkan setiap tahun karena menjadi salah satu ajang strategis untuk mencetak atlet sepak bola sejak usia dini bagi Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Perempuan Kota Banjarbaru Ikut Ambil Peran Hadapi Karhutla

28 September 2026 - 20:52 WIB

Jadi Ajang Penjaringan Atlet Muda, Sekda Buka Kejurda Pelajar Banjar 2026

28 September 2026 - 20:50 WIB

Warga Pingaran Ulu Terdampak Puting Beliung, Wabup Banjar Hadir Serahkan Bantuan

28 September 2026 - 20:47 WIB

Spiderman DPKP Kalsel Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Palam Banjarbaru

28 September 2026 - 20:44 WIB

Sambangi SMAN 3 Banjarbaru, Disdukcapil Kalsel Perkuat Layanan Jemput Bola Perekaman KTP-el bagi Pelajar

28 September 2026 - 20:42 WIB

Pemprov Kalsel Apresiasi Dedikasi Prof. Hafiz Anshary untuk Banua

28 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di ADVERTORIAL