Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

ADVERTORIAL · 16 Jul 2026 08:33 WIB

Masuki Musim Kemarau, PTAM Intan Banjar Pastikan Pasokan Air Bersih Aman


 Masuki Musim Kemarau, PTAM Intan Banjar Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Perbesar

Ricek.ID – Selama musim kemarau, PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar memastikan pasokan air bersih bagi pelanggan di Banjarbaru dan Martapura tetap aman. Walaupun konsumsi air masyarakat meningkat pada jam-jam tertentu, perusahaan menjamin produksi air masih mencukupi dan distribusi terus dioptimalkan agar layanan tetap menjangkau seluruh pelanggan.

Kepala Bagian Transmisi dan Distribusi PTAM Intan Banjar, Bayu Cipta Setia Bisma, pada Rabu (15/7/2026) menjelaskan lonjakan penggunaan air pada pagi dan sore hari menyebabkan tekanan distribusi di sejumlah wilayah ujung jaringan mengalami penurunan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, petugas disiagakan melakukan pengaturan jaringan distribusi secara berkala.

“Pada musim kemarau ini pemakaian air pelanggan cukup tinggi. Akibatnya ada beberapa wilayah ujung jaringan yang alirannya tidak maksimal, terutama saat jam puncak. Tim kami di Banjarbaru dan Martapura terus siaga melakukan pengaturan jaringan agar pelanggan di wilayah ujung tetap mendapatkan layanan air,” ujarnya.

Saat ini PTAM Intan Banjar mendistribusikan air bersih dengan kapasitas sekitar 450 liter per detik untuk melayani pelanggan di Banjarbaru dan Martapura. Kapasitas tersebut dinilai masih mencukupi selama pasokan air baku dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula tetap stabil.

Bayu mengungkapkan penurunan tekanan air umumnya terjadi saat jam pemakaian puncak. Karena itu, pelanggan yang berada di wilayah ujung jaringan, seperti kawasan Dalam Pagar di Kecamatan Martapura serta beberapa wilayah Kecamatan Cempaka di Kota Banjarbaru, diimbau menampung air saat aliran sedang normal.

“Kami mengimbau pelanggan, khususnya yang berada di ujung wilayah pelayanan, untuk menampung air saat aliran normal sehingga bisa digunakan pada saat jam puncak,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kekurangan pasokan air bersih, PTAM Intan Banjar juga telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Saat ini BPBD menyiagakan dua unit mobil tangki, sementara PTAM Intan Banjar mengoperasikan empat unit mobil tangki untuk membantu distribusi air bersih ke wilayah yang membutuhkan.

Sementara itu Kepala Bagian Produksi PTAM Intan Banjar, Akhmad Yani, memastikan proses produksi air bersih di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pinus masih berjalan normal.

Menurutnya, air baku yang digunakan berasal dari SPAM Banjarbakula yang mengambil sumber air dari hulu bendungan, sehingga tidak terdampak penurunan debit sungai maupun fenomena kematian ikan yang sempat terjadi di kawasan Karang Intan.

“Suplai air baku dari Banjarbakula sampai saat ini masih aman. Air yang kami terima berasal dari hulu bendungan, sehingga tidak terdampak kondisi di hilir,” jelasnya.

Akhmad Yani menambahkan, kualitas air baku yang diterima juga masih memenuhi standar pengolahan dengan tingkat kekeruhan sekitar 20 NTU, sehingga aman diproses menjadi air bersih dan didistribusikan kepada pelanggan.

Ia optimistis pelayanan air bersih tetap berjalan lancar sepanjang musim kemarau. Menurutnya, potensi gangguan hanya dapat terjadi apabila terjadi perpindahan sumber listrik dari PLN ke generator, namun dampaknya bersifat sementara dan tidak berpengaruh signifikan terhadap layanan kepada masyarakat.

“Insya Allah aman. Kalaupun ada kendala, biasanya hanya saat terjadi perpindahan sumber listrik dari PLN ke generator. Dampaknya hanya sesaat dan tidak terlalu berpengaruh terhadap distribusi air kepada pelanggan,” pungkas Akhmad Yani.

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Optimalkan Penyaluran Biosolar di Tengah Meningkatnya Permintaan

16 Juli 2026 - 18:20 WIB

Dampak Piala Dunia 2026, Kajian KADIN Sebut Terjadi Perputaran Ekonomi Nasional Lebih dari Rp 5 Triliun

16 Juli 2026 - 15:01 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM dan LPG Bersubsidi melalui Sistem Digital Terintegrasi

16 Juli 2026 - 13:08 WIB

Lakukan Pendalaman Data Terkait Program Penurunan Stunting, Bappenas Kunjungi Kabupaten Banjar

16 Juli 2026 - 08:45 WIB

DKUMPP Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi Perundang-undangan bagi Pengusaha Mikro

16 Juli 2026 - 08:42 WIB

Pemprov Kalsel Akan Gelar Soft Opening Tugu Pal 0 Kilometer, Diawali Nobar Final Piala Dunia

15 Juli 2026 - 18:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL