Menu ✖

Mode Gelap
Alfamart di Gambut Terbakar, Pria Diduga Pembakar Tewas di Kamar Mandi Kejari Kotabaru Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOSP SMAN 1 Kotabaru Surat Permintaan Sumbangan Mengatasnamakan Pesantren At-Tarbiyah Beredar, Pemdes Jaruju Laut Beri Klarifikasi Gubernur Kalsel Siapkan Bonus bagi Pelapor Pelaku Karhutla Satu Korban KM Virgo Transport 8 Kembali Ditemukan Tim SAR

ADVERTORIAL · 13 Agu 2026 20:22 WIB

Gubernur Muhidin Harapan Sinergi Penegakan Hukum Terus Diperkuat dalam Pisah Sambut Kajati Kalsel


 Gubernur Muhidin Harapan Sinergi Penegakan Hukum Terus Diperkuat dalam Pisah Sambut Kajati Kalsel Perbesar

Ricek.ID – Kejaksaan Tinggi Provinsi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) menggelar acara pisah sambut Kepala Kejati Kalsel dari pejabat lama, Tiyas Widiarto, kepada pejabat baru, Sukarmadji Sumarton. Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Kalsel Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah 13 kabupaten/kota, serta sejumlah tamu undangan lainnya di Banjarmasin pada Rabu malam (12/8/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Muhidin didampingi Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan jajaran Forkupimda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tyas Widiarto atas koordinasi dan kerja sama yang telah terjalin selama menjalankan tugas sebagai Kajati Kalsel.

Tiyas Widiarto selanjutnya mendapat amanah baru sebagai Kepala Pusat Penyelesaian Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Di sisi lain, Muhidin menyambut baik kehadiran Sukarmadji Sumarton sebagai Kajati Kalsel yang baru. Ia berharap sinergi dan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Kalsel dengan Kejati Kalsel dapat terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah.

“Kami menyambut gembira kedatangan Bapak Kajati Kalsel yang baru. Semoga kita bisa bertukar pikiran untuk membangun Kalsel lebih baik lagi ke depannya. Kami juga mohon bimbingan tentang hukum agar penyelenggaraan pemerintahan dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota terhindar dari masalah,” ujar Muhidin.

Sementara itu, Tiyas Widiarto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas sinergi serta dukungan yang diberikan jajaran Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan selama dirinya bertugas di Kalsel.

Ia mengaku memiliki kesan mendalam selama berada di Kalsel, terutama terkait kebersamaan dan hubungan harmonis yang terjalin bersama Gubernur, Kapolda, serta unsur Forkopimda lainnya.

Tiyas mengemban amanah sebagai Kajati Kalsel selama sembilan bulan 18 hari. Ia kemudian resmi dilantik pada 11 Agustus 2026 untuk menempati posisi barunya sebagai Kepala Pusat Penyelesaian Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Republik Indonesia.

“Enggak terasa sembilan bulan 18 hari saya menjadi Kejati Kalimantan Selatan. Tentunya saya menyampaikan ungkapan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepada saya mengemban sebagai Kejati Kalimantan Selatan dan alhamdulillah amanah itu sudah selesai,” ujarnya.

Sementara itu Kajati Kalsel yang baru, Sukarmadji Sumarton, menyampaikan kebanggaannya dapat mengawali tugas di Bumi Lambung Mangkurat. Ia berharap dapat meneruskan sekaligus meningkatkan kinerja pendahulunya dalam menghadirkan penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan.

“Mengawali tugas saya di Bumi Lambung Mangkurat merupakan suatu kehormatan sekaligus kebanggaan bagi saya. Kalimantan Selatan dikenal sebagai daerah yang memiliki masyarakat yang religius, menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan, serta memiliki semangat membangun yang sangat kuat. Saya berharap dapat menjadi bagian dari semangat tersebut melalui pengabdian sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan,” ungkapnya.

Sukarmadji juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Tyas Widiarto atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kejati Kalsel.

“Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan sebelumnya, Bapak Tyas Widiarto, atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat Kalimantan Selatan dalam menghadirkan penegakan hukum yang humanis dan berkeadilan, sehingga turut menjaga kondusivitas di Provinsi Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Sumber : MC Kalsel

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Sekda Banjarbaru Ajak Warga Bumikan Ideologi Bangsa dalam Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Cek Kios Pangan Hingga Harga Beras, Wali Kota Banjarbaru Tekankan DKP3 Harus Jaga “Piring Makan” Warga

1 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Tim RAKAT Terima Bantuan Mesin Pompa & Dana Operasional Untuk Dukung Penanganan Karhutla

1 Oktober 2026 - 20:36 WIB

Pemkab Banjar Berikan Penghargaan ASN & Inovator di Hari Kesaktian Pancasila

1 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Tutup Lomba Cerdas Cermat Clash of Banua 2026, Gubernur Kalsel Pesankan Disiplin & Konsistensi Belajar

1 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Serapan Anggaran Pemprov Kalsel Capai 72,91 Persen, Gubernur Minta SKPD Lebih Cermat

1 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Trending di ADVERTORIAL