Menu

Mode Gelap
Operasi SAR Berakhir, Korban Tenggelam di Sungai Martapura Depan Menara Siring Pandang Ditemukan Meninggal Dunia Tim SAR Gabungan Laksanakan Operasi Pencarian Seorang Pria Diduga Tenggelam di Sungai Martapura Mengaku Polisi, Pria Ini Raup Jutaan Rupiah dengan Iming-iming Kerja di Polres Banjarbaru DJP Kalsel-Teng Sita Lima Aset Tanah Tersangka Kasus Faktur Pajak Fiktif Kebakaran Hanguskan Dua Asrama Santri dan Empat Rumah di Martapura Timur, Puluhan Kamar Ludes

Kab. Banjar · 1 Okt 2024 13:58 WIB

Baayun Maulid Tradisi Turun Temurun, Diikuti 200 Anak


 Baayun Maulid Kembali digelar Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Disbudporapar. foto: rsb.banjarkab Perbesar

Baayun Maulid Kembali digelar Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Disbudporapar. foto: rsb.banjarkab

Sebanyak 200 anak PAUD ikuti Baayun Maulid yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar), di Aula KH Kasyful Anwar Martapura, Selasa (1/10/2024).

Tradisi baayun maulid bukan sekedar acara seremonial tetapi merupakan perwujudan penghormatan terhadap kelahiran Rasulullah SAW.

“Dengan mengayun anak-anak sambil membaca ayat-ayat suci Alquran, kita berharap dapat memberikan doa dan harapan untuk masa depan mereka,” ucap Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhani saat mewakili Pjs Bupati Akhmad Fydayeen di acara tersebut.

Baayun Maulid lanjutnya, memiliki makna yang sangat mendalam bagi kelangsungan budaya. Bangsa Indonesia kaya akan keberagaman budaya dan tradisi seperti ini adalah bagian tak ternilai dari kekayaan tersebut.

“Dengan melestarikan baayun maulid, kita turut menjaga identitas bangsa dan mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi mendatang,” terang Rakhmat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar sangat mendukung pelestarian baayun maulid. Tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan menjadikannya sebagai daya tarik wisata budaya.

Kepala Disbudporapar melalui Kabid Kebudayaan Muhammad Syahid menjelaskan, kegiatan baayun maulid untuk melestarikan Budaya Banjar sekaligus memperingati maulid Nabi Muhammad SAW.

“Baayun maulid ini agenda tiap tahun, kali ini pesertanya anak-anak PAUD dari usia 3 sampai 5 tahun diikuti sebanyak 200 orang dibagi menjadi 4 sesi,” jelas Syahid.

Baayun maulid diiringi dengan syair maulid ditandai dengan prosesi batapung tawar oleh Asisten Administrasi Umum Rakhmat Dhani didampingi Kepala Disdik Hj Liana Penny dan Kabid Kebudayaan dilanjutkan dengan pemberian makanan lakatan banyiur bagula habang (red: nasi pulut kelapa gula merah).

Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Siapkan Layanan Uji KIR Kendaraan Listrik, Dishub Banjar Usulkan Pengadaan Alat Khusus Tahun Depan

7 Agustus 2026 - 15:23 WIB

Emban Jabatan Baru di Kejati Kalsel, Ini Rekam Jejak Jaksa Penggiat Keadilan Restoratif

6 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Selama Kemarau, Kecamatan Beruntung Baru Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Karhutla & Kekeringan

6 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Penyuluh KB Sungai Pinang Permudah Layanan Digital Catin, Dampingi Pengunduhan Sertifikat Elsimil

6 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Kekeringan Akibat Kemarau, BPBD & BAZNAS Banjar Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Pindahan Baru

6 Agustus 2026 - 16:41 WIB

Aparat Desa Tambak Baru Ilir Latih 8 Warga Keterampilan Border

6 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Trending di ADVERTORIAL