Menu

Mode Gelap
Mobil Terlibat Insiden di SPBU Pelaihari, Pertamina Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Perempuan di Pengaron Banjar Ditemukan Tewas di Sawah, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Dugaan Penimbunan Solar Disorot dalam Demo Sopir Truk Kalsel Warga Kertak Hanyar Geger, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Kontrakan Tragedi di Sungai Tunjang, Empat ABK Tewas di Dalam Ruang Sempit Kapal

Banjarbaru · 9 Apr 2026 18:51 WIB

Banjarbaru Dinilai Berpotensi Jadi Kota Ramah Lingkungan dan Mudah Dikelola


 Banjarbaru Dinilai Berpotensi Jadi Kota Ramah Lingkungan dan Mudah Dikelola Perbesar

Banjarbaru, Ricek.ID – Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menilai Banjarbaru memiliki potensi besar untuk menjadi kota yang mudah dikelola dari sisi lingkungan hidup.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri penyerahan sarana pengolahan sampah berbasis masyarakat di Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru, Kamis (9/4/2026).

Menurut Hanif, dengan manajemen yang baik, seluruh instrumen lingkungan hidup dapat disepakati dan dijalankan secara optimal oleh pemerintah daerah.

“Banjarbaru ini salah satu kota yang cukup mudah dimanajemen. Dengan demikian, seluruh instrumen lingkungan hidup bisa menjadi konsensus bersama pemerintah kota,” ujarnya.

Ia menambahkan, penetapan Banjarbaru sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan menjadi keunggulan tersendiri yang perlu dimanfaatkan secara maksimal. Keunggulan tersebut, menurutnya, harus ditingkatkan dari sisi komparatif menjadi keunggulan kompetitif melalui kebijakan dan program yang terarah.

Lebih lanjut, Hanif menekankan pentingnya keseragaman instrumen kebijakan antar daerah agar seluruh kabupaten dan kota memiliki standar yang sama, khususnya dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Dari berbagai isu yang berkembang, persoalan sampah menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Ia menyebut isu tersebut merupakan salah satu prioritas yang mendapat perhatian serius dari Presiden.

“Dari sisi lingkungan hidup, isu krusial yang saat ini muncul adalah persoalan sampah. Banjarbaru masih perlu terus meningkatkan upaya penanganannya,” jelasnya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Banjarbaru di bawah kepemimpinan Erna Lisa Halaby terus mendorong berbagai langkah strategis dalam penanganan sampah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Pemerintah berharap, dengan komitmen tersebut, Banjarbaru mampu menghadirkan lingkungan yang sehat dan bersih bagi masyarakat, sejalan dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hanif pun optimistis, jika upaya tersebut terus dikawal langsung oleh kepala daerah, target menjadikan Banjarbaru sebagai kota bersih dapat tercapai.

“Kita yakin, jika ini terus ditangani dan dipimpin langsung oleh Ibu Wali Kota, maka tujuan menghadirkan kota yang bersih di Banjarbaru dapat terwujud,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Baca Lainnya

Gulirkan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026, Kemenag Catat Partisipasi di 725 Ribu Titik

17 Juli 2026 - 20:36 WIB

Wujudkan Indonesia yang Mandiri, Prabowo Percepat Swasembada Energi & Berantas Aktivitas Ilegal

17 Juli 2026 - 20:32 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak Tiga Komoditas

17 Juli 2026 - 20:28 WIB

Pembentukan Organisasi AI Global WAICO, Indonesia Resmi Jadi Negara Pendiri

17 Juli 2026 - 20:24 WIB

Topang Ketahanan Ekonomi, Menteri ESDM Sebut Proyek LNG Masela Berpotensi Sumbang Penerimaan Negara USD37,8 Miliar

17 Juli 2026 - 20:20 WIB

Komisi III DPRD & Dinas PUPR Kalsel Tinjau Infrastruktur Air Bersih, IPA Mekarsari Siap Layani 4.000 Sambungan Rumah Mulai 2027

17 Juli 2026 - 20:12 WIB

Trending di ADVERTORIAL