Menu

Mode Gelap
Viral Video IGD Puskesmas Sungai Ulin, Wali Kota Banjarbaru Jenguk Pasien di RSUD Ratu Zalecha Kandang Ayam dan Truk Terbakar di Pelaihari, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah Kabut Asap Karhutla Ganggu Pengendara di Jalur Tanah Laut–Banjarbaru, Polisi Beri Imbauan Karhutla Berkobar di Liang Anggang Banjarbaru, Jalur Banjarbaru–Bati-Bati Ditutup Total Kabut Asap Karhutla Selimuti Bati-Bati hingga Banjarbaru, Pengendara Pilih Berhenti

Pemprov Kalsel · 14 Feb 2026 14:23 WIB

BKOW Kalsel dan Pemprov Gelar Pasar Rakyat, Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau Jelang Ramadan


 BKOW Kalsel dan Pemprov Gelar Pasar Rakyat, Bantu Warga Dapatkan Bahan Pokok Terjangkau Jelang Ramadan Perbesar

Banjarmasin, Ricek.ID – Menjelang bulan suci Ramadan, Badan Kerjasama Organisasi Wanita Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pasar Rakyat di halaman Kantor Gubernur, Banjarmasin, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah bersama organisasi perempuan dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pasar Rakyat tersebut melibatkan sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD), di antaranya Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

Ketua BKOW Kalsel, Ellyana Trisya Hasnuryadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja organisasi dalam menyambut Ramadan sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah potensi kenaikan harga bahan pokok.

“Melalui kolaborasi dengan dinas-dinas terkait, Bulog, serta UMKM binaan, kami melaksanakan pasar rakyat ini untuk membantu masyarakat karena biasanya menjelang Ramadan harga-harga cenderung mengalami kenaikan. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, harga yang ditawarkan merupakan harga distributor langsung tanpa subsidi khusus. Namun demikian, tersedia sejumlah paket bahan pokok dengan harga lebih hemat, seperti paket senilai Rp92.000 yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp50.000. Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi hari dengan memadati lokasi kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan sinergi perdana antara BKOW dan sejumlah SKPD dalam mendukung stabilisasi harga menjelang Ramadan.

“Tujuannya adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat, apalagi menjelang Ramadan beberapa harga bahan pokok mengalami fluktuasi. Komoditas yang cukup dominan mengalami kenaikan saat ini adalah ayam ras dan cabai,” jelasnya.

Ia memaparkan, harga ayam ras yang sebelumnya berkisar Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram kini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi meningkatnya harga pakan yang berdampak pada biaya produksi peternak.

Selain itu, harga cabai rawit juga mengalami kenaikan hingga di atas Rp40.000 per kilogram akibat berkurangnya pasokan karena sejumlah lahan terdampak genangan air. Dinas Perdagangan bersama tim pengawasan dan aparat kepolisian terus melakukan pemantauan guna mencegah praktik penimbunan bahan pokok.

“Kami berharap pelaku usaha tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk menimbun barang. Ada aturan yang mengatur hal tersebut. Masyarakat juga kami imbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak panik,” tegasnya.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Suparmi, memastikan ketersediaan daging ayam ras dan telur ayam ras di Kalimantan Selatan dalam kondisi aman dan surplus.

“Harga telur ayam ras di tingkat produksi saat ini berkisar Rp26.000 hingga Rp27.000 per kilogram, sedangkan daging ayam ras hidup di kisaran Rp25.000 hingga Rp26.000 per kilogram. Dari sisi ketersediaan, Kalimantan Selatan surplus dan bahkan mampu memasok ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, lonjakan permintaan umumnya terjadi pada awal Ramadan dan menjelang Idulfitri. Namun demikian, pihaknya memastikan produksi dalam kondisi stabil sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

Melalui sinergi antara BKOW dan pemerintah daerah, Pasar Rakyat ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok, sehingga Ramadan dapat dijalani dengan lebih tenang dan penuh keberkahan.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Baca Lainnya

Gubernur Kalsel Tinjau Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang, Temui Relawan & Pastikan Pembasahan Lahan Cegah Karhutla

2 September 2026 - 12:20 WIB

Pemprov & DPRD Kalsel Sepakati Raperda APBD Perubahan 2026 & Raperda Pajak Daerah & Retribusi

2 September 2026 - 12:17 WIB

Gubernur Kalsel Bersama Forkopimda & Perwakilan Mahasiswa Padamkan Bara di Lahan Gambut

1 September 2026 - 13:23 WIB

Pemprov Kalsel Turunkan PBBKB , Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Sesuaikan Harga BBM Nonsubsidi

24 Agustus 2026 - 16:20 WIB

ISPU Capai 100 Mikrogram per Meter Kubik, Wamenko Pangan Imbau Warga Gunakan Masker

24 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Fokus Penanganan Karhutla Kalsel di Tiga Lokasi Utama, Pemerintah Targetkan Tuntas Dua Pekan

24 Agustus 2026 - 09:48 WIB

Trending di ADVERTORIAL